Key insights and market outlook
Dolar AS mempertahankan kenaikannya terhadap mata uang utama pada Kamis (18/12/2025) seiring pelaku pasar menantikan keputusan bank sentral di Inggris, Eropa, dan Jepang. Poundsterling masih berada di level rendah setelah data inflasi Inggris yang turun secara tak terduga memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank of England. Sementara itu, yen Jepang memangkas pelemahan pada sesi sebelumnya, seiring Bank of Japan memulai rapat kebijakan dua hari yang diperkirakan akan berujung pada kenaikan suku bunga ke level tertinggi dalam tiga dekade.
Dolar AS mempertahankan posisinya terhadap mata uang utama pada Kamis, seiring investor menantikan hasil rapat bank sentral di Inggris, Eropa, dan Jepang. Poundsterling, khususnya, berada di bawah tekanan setelah pengumuman data inflasi Inggris yang tidak terduga, yang telah memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank of England.
Poundsterling telah mengalami periode volatilitas, dengan nilainya terhadap dolar dipengaruhi oleh ekspektasi penyesuaian kebijakan moneter. Data inflasi terbaru dari Inggris, yang menunjukkan penurunan, telah menyebabkan spekulasi tentang potensi penurunan suku bunga. Ini, pada gilirannya, telah mempengaruhi nilai pound, karena investor menilai kembali posisi mereka dalam antisipasi langkah selanjutnya Bank of England.
Di sisi lain, yen Jepang berhasil memangkas kerugian dari sesi perdagangan sebelumnya. Pemulihan ini sebagian besar disebabkan oleh dimulainya rapat kebijakan dua hari Bank of Japan, yang diperkirakan akan diakhiri dengan kenaikan suku bunga. Langkah seperti itu akan menandai suku bunga tertinggi di Jepang dalam lebih dari tiga dekade, mencerminkan upaya bank sentral untuk melawan inflasi dan stabilkan ekonomi.
Keputusan yang akan datang dari bank sentral di Inggris, Eropa, dan Jepang sedang dijaga ketat oleh pasar keuangan. Rapat-rapat ini sangat penting, karena mereka akan memberikan wawasan tentang arah kebijakan moneter dari ekonomi-ekonomi ini, yang berpotensi mempengaruhi nilai mata uang dan keputusan investasi. Dengan demikian, performa dolar terhadap pound dan yen akan menjadi indikator penting dari sentimen pasar dan ekspektasi tentang tren ekonomi masa depan.
Bank of England Interest Rate Decision
Bank of Japan Policy Meeting