Key insights and market outlook
Presiden El Salvador Nayib Bukele menyatakan terbuka untuk tetap berkuasa hingga 10 tahun ke depan melalui pemilihan ulang. Pernyataan Bukele muncul setelah terpilih kembali pada 2024 yang oleh para pengkritik dinilai inkonstitusional. Komentar presiden ini menunjukkan potensi stabilitas politik jangka panjang di bawah kepemimpinannya, dengan pemilihan presiden berikutnya dijadwalkan pada 2027 yang akan menentukan pemimpin negara hingga 2033.
Presiden El Salvador Nayib Bukele menyatakan terbuka untuk memperpanjang masa jabatannya hingga satu dekade melalui pemilihan ulang. Dalam wawancara video dengan YouTuber Spanyol TheGrefg, Bukele mengatakan, "Jika itu terserah saya, saya akan bertahan selama 10 tahun lagi." Pernyataan ini muncul setelah terpilih kembali pada 2024 yang oleh banyak pengkritik dinilai inkonstitusional karena batasan masa jabatan konstitusional.
Bukele, yang pertama kali menjabat pada 2019, saat ini sedang menjalani masa jabatan kedua. Presiden mengungkapkan bahwa dia dan istrinya sebelumnya telah membahas tentang dirinya meninggalkan politik pada 2029. Namun, sikapnya saat ini menunjukkan perubahan rencana tersebut. Pemilihan presiden berikutnya di El Salvador dijadwalkan pada 2027, yang akan menentukan kepemimpinan negara hingga 2033.
Kepemimpinan jangka panjang Bukele dapat membawa stabilitas politik bagi El Salvador, memungkinkan kelanjutan implementasi kebijakannya. Namun, hal ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang tata kelola demokrasi dan potensi erosi batasan masa jabatan. Komunitas internasional akan memantau ketat perkembangan situasi ini.