Key insights and market outlook
PT Elnusa Tbk (ELSA) melaporkan pertumbuhan pendapatan 9% secara tahunan menjadi Rp 10,4 triliun pada kuartal III 2025, didorong oleh kinerja kuat di semua segmen bisnis. Meskipun laba bersih turun 4,48% menjadi Rp 526,56 miliar, analis tetap optimis tentang prospek masa depan perusahaan karena inisiatif bisnis rendah karbon dan rencana ekspansi. Segmen distribusi energi dan layanan logistik memberikan kontribusi signifikan, menyumbang 58% dari total pendapatan.
PT Elnusa Tbk (ELSA) menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, dengan pendapatan mencapai Rp 10,4 triliun pada kuartal III 2025, mewakili peningkatan 9% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh segmen bisnis yang beragam, terutama distribusi energi dan layanan logistik, yang menyumbang 58% dari total pendapatan.
Segmen distribusi energi dan layanan logistik menjadi penggerak utama pertumbuhan pendapatan Elnusa, melalui berbagai aktivitas seperti perdagangan bahan bakar, transportasi, manajemen depo, dan operasi kimia/INMAR. Arief Machrus, Analis di Ina Sekuritas, mencatat bahwa semua segmen bisnis mendukung pertumbuhan kinerja perusahaan.
Meskipun terjadi pertumbuhan pendapatan, Elnusa melaporkan penurunan laba bersih sebesar 4,48% menjadi Rp 526,56 miliar. Namun, inisiatif strategis perusahaan, terutama dalam bisnis rendah karbon dan rencana ekspansi, diharapkan menjadi katalis kunci untuk kinerja di masa depan. Analis tetap optimis tentang prospek Elnusa, mengingat komitmen perusahaan terhadap praktik bisnis berkelanjutan dan strategi pertumbuhan.
Hasil keuangan Elnusa yang kuat dan strategi bisnis yang berorientasi ke depan telah meningkatkan keyakinan investor terhadap perusahaan. Kemampuan perusahaan untuk menghadapi tantangan di sektor energi sambil mempertahankan pertumbuhan telah memposisikan Elnusa dengan baik di pasar.
Q3 2025 Financial Results
Business Expansion Plans
Low-Carbon Initiatives