Key insights and market outlook
Harga komoditas energi menunjukkan pergerakan yang beragam seiring dengan pengaruh ketegangan geopolitik dan faktor permintaan musiman. Harga minyak mentah WTI turun 0,98% menjadi US$58,42 per barel, sementara harga gas alam naik 1,37% menjadi US$4,53 per MMBtu. Penurunan harga minyak disebabkan oleh peningkatan ekspektasi pasokan global akibat potensi perundingan damai Ukraina-Rusia.
Pasar komoditas energi mengalami pergerakan harga yang beragam seiring dengan respons pedagang terhadap kombinasi perkembangan geopolitik dan faktor permintaan musiman. Pada Jumat, 21 November 2025, pukul 19:25 WIB, harga minyak mentah WTI turun 0,98% menjadi US$58,42 per barel, sementara harga gas alam menunjukkan ketahanan dengan kenaikan 1,37% menjadi US$4,53 per MMBtu.
Menurut Sutopo Widodo, Presiden Komisaris HFX International Berjangka, penurunan harga minyak terutama disebabkan oleh peningkatan ekspektasi pasokan global yang lebih tinggi. Potensi perundingan damai antara Ukraina dan Rusia disebut sebagai faktor kunci, karena setiap pelonggaran sanksi terhadap Rusia dapat menyebabkan peningkatan signifikan dalam pasokan minyak global, berpotensi mengakibatkan situasi kelebihan pasokan.
Pergerakan beragam dalam harga komoditas energi mencerminkan interaksi kompleks antara ketegangan geopolitik dan fundamental pasar. Sementara harga minyak menghadapi tekanan turun karena potensi peningkatan pasokan, harga gas alam mendapat manfaat dari dinamika pasar yang berbeda. Perkembangan berkelanjutan di pasar energi global terus dipantau dengan cermat oleh pedagang dan analis.
Energy Price Fluctuation
Geopolitical Developments Impacting Commodities