Eramet Monitors Weda Bay Nickel Operations Amid 2026 RKAB Delay
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 11
Sources1 verified

Eramet Pantau Operasi Weda Bay Nickel di Tengah Penundaan RKAB 2026

Tim Editorial AnalisaHub·11 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Perusahaan tambang asal Perancis, Eramet, terus memantau proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 PT Weda Bay Nickel (WBN) setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI menunda penerbitannya. Sebagai pemegang saham minoritas di WBN, Eramet berkoordinasi dengan kementerian ESDM sambil terus melanjutkan produksi berdasarkan pedoman saat ini. Penundaan persetujuan RKAB ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi dampak terhadap operasional tambang dan rencana investasi 2026.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Eramet Terus Pantau Weda Bay Nickel di Tengah Penundaan RKAB

Latar Belakang Proses RKAB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI telah menunda persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Weda Bay Nickel (WBN) untuk tahun 2026. Eramet, sebagai pemegang saham minoritas di WBN, terus memantau situasi ini dengan saksama. RKAB merupakan dokumen penting yang menguraikan rencana operasional dan anggaran untuk kegiatan penambangan.

Posisi dan Pemantauan Eramet

Nancy Pasaribu, Kepala Komunikasi Eramet Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan menyadari proses persetujuan RKAB masih berlangsung. Sebagai pemangku kepentingan minoritas, Eramet menjaga koordinasi erat dengan Kementerian ESDM terkait keberlanjutan operasional tambang. Perusahaan menekankan komitmennya untuk terus memantau perkembangan proses persetujuan RKAB dengan saksama.

Kontinuitas Operasional

Meski terdapat penundaan persetujuan RKAB, WBN tetap melanjutkan aktivitas produksi sesuai dengan pedoman dan arahan saat ini dari Kementerian ESDM. Peran Eramet sebagai pemegang saham minoritas mencakup memastikan operasional tetap berjalan sambil menunggu persetujuan formal RKAB 2026.

Implikasi Penundaan Persetujuan RKAB

Penundaan persetujuan RKAB 2026 menimbulkan kekhawatiran di kalangan industri terkait potensi dampak terhadap operasional tambang dan rencana investasi. Para pemangku kepentingan terus memantau perkembangan situasi ini mengingat signifikansi operasional WBN dalam lanskap produksi nikel Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Mining OperationsRegulatory ComplianceNickel Production

Key Events

1

RKAB Approval Delay

2

Mining Operation Continuity

Timeline from 1 verified sources