Key insights and market outlook
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan inspeksi bersama dengan pihak terkait untuk menyelidiki dugaan pelanggaran oleh perusahaan migas PT Jadestone Energy dan PT PetroChina International Jabung Ltd. Penyelidikan ini menindaklanjuti laporan tentang pemasangan pipa gas terlalu dekat dengan jalan dan potensi masalah limbah minyak. Investigasi ini bertujuan untuk memverifikasi klaim tersebut dan menentukan tindakan yang tepat di bawah hukum Indonesia.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan rencana untuk melakukan inspeksi bersama dengan pihak terkait terkait dugaan pelanggaran oleh dua perusahaan migas besar yang beroperasi di Indonesia. Investigasi ini menindaklanjuti pengaduan formal yang diterima DPR mengenai PT Jadestone Energy dan PT PetroChina International Jabung Ltd.
Tuduhan terhadap PT Jadestone Energy berpusat pada pemasangan pipa gas yang dilaporkan melanggar peraturan daerah mengenai jarak minimum dari jalan dan saluran drainase. Menurut Bambang Patijaya, Ketua Komisi XII DPR, pipa dipasang terlalu dekat dengan badan jalan dan drainase, bertentangan dengan peraturan Kabupaten Jabung Barat yang mewajibkan jarak minimal 15 meter dari batas pengaman antara jalan dan drainase.
Selain itu, terdapat kekhawatiran tentang masalah kompensasi lahan yang belum terselesaikan, dengan beberapa pemilik lahan yang diduga belum menerima ganti rugi yang layak meskipun pipa telah terpasang. Hal ini telah menyebabkan ketidakpuasan masyarakat dan mendorong pengawasan resmi.
PT PetroChina International Jabung Ltd menghadapi tuduhan terkait potensi masalah lingkungan. Bukti awal menunjukkan adanya material yang menyerupai minyak mentah di sekitar area operasional mereka. Dirjen Migas Laode Sulaeman mengakui telah melihat foto yang menunjukkan material hitam yang mirip minyak mentah, menyatakan bahwa limbah semacam itu tidak pantas untuk perusahaan internasional seperti PetroChina.
Laode Sulaeman menekankan bahwa inspeksi bersama akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan yang terlibat, otoritas lokal, dan lembaga pemerintah terkait. Pendekatan komprehensif ini bertujuan untuk memverifikasi tuduhan melalui pemeriksaan lapangan dan mengumpulkan informasi rinci tentang pelanggaran yang dilaporkan. Jika inspeksi mengonfirmasi pelanggaran yang diduga, perusahaan dapat menghadapi sanksi administratif dan denda sesuai peraturan Indonesia.
Tindakan ESDM menekankan komitmen Indonesia untuk menegakkan peraturan lingkungan dan operasional di sektor migas. Kementerian telah menjelaskan bahwa pelanggaran yang dikonfirmasi akan ditangani sesuai hukum dan peraturan yang ada, yang berpotensi menetapkan preseden untuk pemantauan kepatuhan yang lebih ketat di industri.
ESDM Investigation Initiation
Oil and Gas Compliance Check