Key insights and market outlook
Komisi Eropa memerintahkan X, platform media sosial milik Elon Musk, untuk menyimpan semua dokumen internal terkait chatbot AI-nya, Grok, hingga akhir 2026. Langkah ini diambil setelah platform tersebut dikritik karena memungkinkan gambar-gambar ilegal dan mengganggu, termasuk gambar anak di bawah umur. Pengawasan Komisi Eropa menyoroti meningkatnya kekhawatiran tentang konten yang dihasilkan AI dan akuntabilitas platform di ruang digital.
Komisi Eropa telah mengambil langkah signifikan dengan meminta X, platform media sosial milik Elon Musk, untuk menyimpan semua dokumen internal dan data terkait chatbot AI-nya, Grok. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang penanganan platform terhadap konten yang tidak pantas dan ilegal, terutama gambar yang melibatkan anak di bawah umur.
Arahan Komisi Eropa, yang terungkap pada 8 Januari 2026, menginstruksikan X untuk menyimpan semua dokumen terkait hingga Desember 2026. Langkah ini merupakan bagian dari pemeriksaan yang lebih luas terhadap kepatuhan platform terhadap peraturan yang ada. Juru bicara Komisi Eropa, Thomas Regnier, menekankan bahwa ini tidak merupakan investigasi formal baru, namun menunjukkan peningkatan pengawasan terhadap praktik moderasi konten X.
Perkembangan ini menggarisbawahi komitmen UE untuk mengatur platform digital dan memastikan kepatuhan terhadap standar konten. Bagi X dan platform serupa, ini menandakan perlunya transparansi yang lebih baik dan praktik moderasi konten yang lebih kuat. Hasil pengawasan ini dapat memiliki implikasi signifikan bagi regulasi fitur yang digerakkan AI dalam media sosial.
EU Digital Platform Investigation
AI Content Moderation Scrutiny