Key insights and market outlook
Parlemen Eropa akan melakukan pemungutan suara terkait skema yang memungkinkan wanita dari negara-negara dengan hukum aborsi yang ketat untuk mengakses layanan aborsi gratis di negara anggota UE lainnya. Inisiatif warga 'My Voice, My Choice' mengusulkan penggunaan dana anggaran UE untuk menanggung biaya aborsi bagi warga dari negara-negara seperti Malta dan Polandia di mana aborsi hampir dilarang, serta Italia dan Kroasia di mana aksesnya terbatas.
Parlemen Eropa siap membuat keputusan penting terkait hak reproduksi ketika melakukan pemungutan suara pada skema yang diusulkan yang memungkinkan wanita dari negara-negara UE dengan hukum aborsi yang ketat untuk mengakses layanan aborsi di negara anggota lain secara gratis. Inisiatif yang berjudul 'My Voice, My Choice' ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan dalam akses aborsi di seluruh UE dengan menggunakan dana dari anggaran UE untuk menanggung biaya.
Inisiatif ini khususnya berfokus pada wanita dari negara-negara di mana aborsi sangat dibatasi atau aksesnya sangat terbatas. Negara-negara seperti Malta dan Polandia, di mana aborsi hampir sepenuhnya dilarang, dan Italia serta Kroasia, di mana akses ke layanan aborsi sulit, disorot sebagai penerima utama manfaat dari skema yang diusulkan ini.
Hasil pemungutan suara diharapkan memiliki implikasi signifikan bagi hak reproduksi di Eropa. Jika disetujui, ini akan menandai langkah maju yang substansial dalam memastikan bahwa wanita di seluruh UE memiliki akses ke layanan kesehatan yang penting, terlepas dari pembatasan hukum di negara asal mereka. Perdebatan seputar masalah ini mencerminkan diskusi yang lebih luas tentang hak asasi manusia, akses ke layanan kesehatan, dan peran UE dalam melindungi hak-hak warganya.
European Parliament Vote on Abortion Access Scheme