Key insights and market outlook
Petani di Desa Muktijaya, Bekasi menghadapi tantangan dalam menjaga hasil panen karena kelangkaan pupuk dan fluktuasi harga pasar. Seorang petani berusia 60 tahun, Nenih, melaporkan bahwa menggunakan pupuk sangat krusial untuk pertumbuhan tanaman yang sehat, terutama untuk tanaman seperti cabai, kacang tanah, dan lengkuas. Pengalaman ini menyoroti pentingnya ketersediaan pupuk yang berkelanjutan bagi petani kecil dalam menjaga ketahanan pangan.
Di Desa Muktijaya, Bekasi, petani seperti Nenih yang berusia 60 tahun berjuang untuk menjaga hasil panen yang sehat. Nenih, yang telah bertani selama dua tahun di lahan seluas 1.000 meter persegi, menekankan bahwa pupuk sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Tanpa pupuk, tanaman menjadi lemah dan tidak berkembang.
Nenih berbagi pengalamannya dengan kelangkaan pupuk, masalah umum di kalangan petani lokal. Kurangnya pupuk tidak hanya mempengaruhi kualitas tanaman tetapi juga memperburuk tantangan yang dihadapi akibat fluktuasi harga pasar. Situasi ini menggarisbawahi perlunya ketersediaan pupuk yang berkelanjutan untuk mendukung petani kecil.
Nenih dan suaminya telah beradaptasi dengan perubahan cuaca dan fluktuasi pasar dengan memilih tanaman yang tangguh seperti cabai, kacang tanah, dan lengkuas. Mereka berhasil panen dua kali setahun, mengandalkan pupuk untuk meningkatkan hasil panen. Praktik ini menyoroti keterkaitan antara penggunaan pupuk dan produktivitas pertanian.
Fertilizer Scarcity Impact on Farmers
Small Farm Productivity Challenges