Key insights and market outlook
Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa memberikan waktu satu tahun kepada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) untuk memperbaiki kinerjanya, memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi bisa berakibat pada pembekuan kantor dan pemutusan hubungan kerja 16.000 pegawai. Purbaya menyampaikan pernyataan ini saat Rapimnas KADIN 2025 di Jakarta, menekankan komitmennya untuk mereformasi kantor bea cukai.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengeluarkan peringatan keras kepada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), menyatakan bahwa kantor tersebut memiliki waktu satu tahun untuk menunjukkan perbaikan kinerja yang signifikan. Kegagalan untuk memenuhi harapan ini dapat mengakibatkan kantor tersebut dibekukan sepenuhnya, dengan konsekuensi serius bagi 16.000 pegawainya yang akan dirumahkan.
Ultimatum ini disampaikan pada Rapimnas KADIN 2025 yang diadakan di The Park Hyatt Hotel Jakarta. Purbaya menekankan bahwa ia telah meminta jangka waktu satu tahun dari Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan reformasi yang diperlukan di dalam kantor bea cukai. Periode ini dipandang sebagai masa tenggang bagi kantor untuk memperbaiki masalah kinerjanya dan menghindari langkah-langkah yang lebih drastis.
Pembekuan DJBC berpotensi memiliki implikasi signifikan bagi tenaga kerjanya. Dengan 16.000 pegawai berisiko dirumahkan, keputusan untuk membekukan kantor tidak hanya akan mempengaruhi pegawai tetapi juga memiliki implikasi ekonomi dan sosial yang lebih luas. Ancaman ini menggarisbawahi keseriusan masalah kinerja di dalam kantor bea cukai dan kebutuhan akan reformasi yang segera dan efektif.
Customs Office Reform Ultimatum
Potential Employee Layoffs