Finance Minister Urges Indonesia Stock Exchange to Crack Down on Manipulative Trading
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 3
Sources1 verified

Menteri Keuangan Desak Bursa Efek Indonesia Tindak Perdagangan Manipulatif

Tim Editorial AnalisaHub·3 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membersihkan praktik perdagangan manipulatif, khususnya 'saham gorengan' (skema pump and dump). Purbaya menekankan bahwa BEI harus menunjukkan komitmen kuat terhadap integritas pasar sebelum pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif. Pernyataan menteri ini muncul menjelang pengangkatan direktur baru BEI untuk periode 2026-2030.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Menteri Keuangan Desak BEI Bertindak Keras Terhadap Perdagangan Manipulatif

Pengawasan yang Lebih Ketat Didesak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah membuat permohonan kuat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengambil tindakan tegas terhadap praktik perdagangan manipulatif, khususnya 'saham gorengan' (skema pump and dump). Berbicara di Gedung BEI, Jakarta, Purbaya menekankan bahwa kepemimpinan BEI harus menunjukkan komitmen kuat terhadap integritas pasar dan perlindungan investor.

Syarat Pemberian Insentif Pemerintah

Menteri menjelaskan bahwa insentif pemerintah bagi BEI akan bergantung pada keberhasilan mereka dalam menekan praktik perdagangan manipulatif. Purbaya menyatakan bahwa dia akan menanyakan capaian BEI, khususnya jumlah individu yang ditangkap karena praktik tersebut, sebelum mempertimbangkan permintaan insentif. Sikap ini menunjukkan pendekatan yang lebih ketat dalam mendukung infrastruktur pasar modal.

Transisi Kepemimpinan yang Akan Datang

Pernyataan menteri ini muncul pada saat yang krusial karena masa jabatan direktur BEI saat ini (2022-2026) akan berakhir tahun ini. Pengangkatan direktur baru untuk periode selanjutnya diharapkan diumumkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kemungkinan sekitar pertengahan tahun.

Implikasi Pasar

Purbaya menekankan bahwa praktik perdagangan manipulatif, khususnya 'saham gorengan', merugikan investor kecil. Dia mendesak BEI untuk berperan lebih proaktif dalam mengatur perilaku pasar dan melindungi investor ritel dari praktik-praktik tersebut. Pernyataan menteri ini menggarisbawahi fokus pemerintah yang semakin meningkat pada peningkatan integritas pasar dan perlindungan investor di pasar modal Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Capital Market RegulationMarket IntegrityInvestor Protection

Key Events

1

Call for Market Manipulation Crackdown

2

IDX Leadership Transition

3

Potential Government Incentives

Timeline from 1 verified sources