Key insights and market outlook
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing sebesar Rp14,08 triliun pada pekan pertama Desember 2025, didorong oleh pembelian bersih investor non-residen di saham (Rp2,11 triliun), surat berharga negara (Rp1,06 triliun), dan Sekuritas Rupiah BI (Rp10,92 triliun). Arus masuk modal asing yang signifikan ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap pasar keuangan Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya aliran modal asing sebesar Rp14,08 triliun selama pekan pertama Desember 2025. Arus masuk ini terutama didorong oleh aktivitas pembelian investor non-residen di berbagai instrumen keuangan di pasar domestik Indonesia. Aliran modal masuk ini terbagi ke dalam tiga saluran investasi utama: saham, surat berharga negara, dan instrumen keuangan Bank Indonesia.
Arus modal masuk terbagi sebagai berikut:
Pola investasi yang beragam ini menunjukkan kepercayaan yang luas terhadap pasar keuangan Indonesia. Alokasi yang signifikan pada SRBI menunjukkan minat khusus pada instrumen moneter BI.
Arus modal masuk ini menunjukkan kepercayaan investor asing yang terus berlanjut terhadap pasar keuangan Indonesia. Investasi besar pada SRBI khususnya menyoroti daya tarik instrumen moneter BI dalam lingkungan ekonomi saat ini. Arus masuk ini diharapkan dapat mendukung stabilitas rupiah dan likuiditas sistem keuangan.
Foreign Capital Inflow
Investor Confidence Indicator