Foreign Investors Buy BMRI and BBYB Shares, Sell BBRI and BBCA
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Investor Asing Borong Saham BMRI dan BBYB, Jual BBRI dan BBCA

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Investor asing melakukan transaksi signifikan pada saham perbankan Indonesia pada 26 November 2025. Mereka membeli saham Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp103,2 miliar dan saham Bank Neo Commerce (BBYB) senilai Rp15,16 miliar, sementara menjual saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) senilai Rp531,92 miliar dan saham Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp226,88 miliar. Meskipun dibeli, saham BMRI stagnan di Rp5.025, sementara BBYB naik 0,51% ke Rp396.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Investor Asing Bertransaksi Signifikan pada Saham Perbankan Indonesia

Transaksi Besar pada 26 November 2025

Investor asing melakukan transaksi signifikan pada beberapa saham perbankan besar Indonesia pada 26 November 2025. Transaksi paling menonjol adalah pembelian saham Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp103,2 miliar, menjadikannya pembelian bersih terbesar di antara saham perbankan. Meskipun investasi signifikan ini, harga saham BMRI tetap stagnan di Rp5.025. Sejak awal tahun, saham BMRI telah turun 11,84% atau 675 poin.

Kinerja Campuran di Antara Saham Perbankan

Aktivitas pembelian tidak hanya terbatas pada BMRI, karena investor asing juga membeli saham Bank Neo Commerce (BBYB) senilai Rp15,16 miliar. Setelah pembelian ini, harga saham BBYB naik 0,51% atau 2 poin menjadi Rp396. BBYB telah menjadi salah satu saham top gainers di sektor perbankan tahun ini, dengan kenaikan tahun berjalan sebesar 81,65% atau 178 poin.

Aktivitas Jual pada Bank Besar

Di sisi jual, investor asing menjual saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) senilai Rp531,92 miliar, menjadikannya penjualan bersih terbesar di antara saham perbankan. Akibatnya, harga saham BBRI turun 1,04% atau 40 poin menjadi Rp3.790. Sejak awal tahun, saham BBRI telah turun 7,11% atau 290 poin.

Transaksi Penting Lainnya

Transaksi signifikan lainnya termasuk penjualan saham Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp226,88 miliar. Harga saham BBCA turun 0,88% atau 75 poin menjadi Rp8.425, dengan penurunan tahun berjalan sebesar 12,92% atau 1.250 poin. Di sektor perbankan digital, Bank Jago (ARTO) mengalami penjualan asing sebesar Rp3,36 miliar. Meskipun demikian, harga ARTO naik 0,25% atau 5 poin menjadi Rp2.000, meskipun masih turun 17,7% atau 430 poin sejak awal tahun.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BMRIBBYBBBRIBBCAARTO

Topics Covered

Investor ActivityBanking StocksMarket Transactions

Key Events

1

Foreign Investor Transactions in Banking Stocks

2

Significant Buying and Selling Activity

Timeline from 1 verified sources