Foreign Investors Sell Indonesian Bank Stocks, BBCA and BMRI Among Most Affected
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Investor Asing Jual Saham Bank di Indonesia, BBCA dan BMRI Terkena Dampak

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Investor asing melanjutkan aksi jual pada saham perbankan Indonesia pada 13 November 2025, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi yang paling terkena dampak. BBCA mengalami penjualan saham senilai Rp110,41 miliar, sementara BMRI menghadapi aksi jual sebesar Rp30,89 miliar. Meskipun ada tekanan jual, beberapa saham bank digital seperti PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) menunjukkan ketahanan dengan kenaikan signifikan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Investor Asing Terus Jual Saham Perbankan Indonesia

Penjualan Signifikan di Bank-Bank Besar

Investor asing melanjutkan aksi jual pada saham perbankan Indonesia pada 13 November 2025. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling terkena dampak, dengan saham senilai Rp110,41 miliar dijual. Tekanan jual ini menyebabkan penurunan harga saham BBCA sebesar 1,47% menjadi Rp8.375 per saham. Sejak awal tahun, saham BBCA telah turun sebesar 13,44%.

Bank Lain Terkena Dampak Jual Asing

Bank besar lainnya juga menghadapi aksi jual yang signifikan. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengalami penjualan saham senilai Rp30,89 miliar, menyebabkan harga sahamnya turun sebesar 1,26% menjadi Rp4.700 per saham. Kinerja BMRI sejak awal tahun juga negatif, dengan penurunan sebesar 17,54%.

Bank Digital Tunjukkan Ketahanan

Sebaliknya, beberapa bank digital menunjukkan ketahanan yang luar biasa meskipun ada tekanan jual dari investor asing. PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) mengalami penjualan saham senilai Rp7,88 miliar, namun harga sahamnya melonjak sebesar 13,24% menjadi Rp77 per saham. Demikian pula, PT Bank Jago Tbk (ARTO) menghadapi penjualan senilai Rp3,36 miliar tetapi berhasil mencatat kenaikan tipis sebesar 1% menjadi Rp2.030 per saham.

Kinerja Campuran di Antara Saham Perbankan

Aksi jual oleh investor asing tidak hanya terbatas pada BBCA dan BMRI. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) juga mengalami penjualan senilai Rp4,27 miliar, mengakibatkan penurunan harga saham sebesar 0,81% menjadi Rp2.460 per saham. Di sisi lain, PT Bank Ganesha Tbk (BTGT) dibeli oleh investor asing senilai Rp1,42 miliar, menyebabkan kenaikan harga saham sebesar 3,51% menjadi Rp118 per saham.

Implikasi Pasar

Terus berlanjutnya aksi jual oleh investor asing pada saham perbankan besar mencerminkan kewaspadaan yang sedang berlangsung di pasar. Meskipun beberapa bank digital menunjukkan ketahanan, sektor perbankan secara keseluruhan tetap berada di bawah tekanan. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan di sektor perbankan Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBCABMRIBBYBARTOBRISBTGT

Topics Covered

Banking StocksForeign InvestmentStock Market

Key Events

1

Foreign Investors Selling Banking Stocks

2

Significant Sell-Off in Major Banks

3

Digital Banks Show Resilience

Timeline from 1 verified sources