Foreign Investors Withdraw Rp125.1 Trillion from Indonesia in 2025, SRBI Sales Surge
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 4
Sources2 verified

Investor Asing Tarik Rp125,1 Triliun dari RI di 2025, Jual SRBI Meningkat

Tim Editorial AnalisaHub·4 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Investor asing menarik Rp125,1 triliun dari pasar keuangan Indonesia di 2025, dengan penjualan bersih signifikan di pasar saham (Rp17 triliun) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp110,11 triliun 1

. Hal ini kontras dengan 2024 ketika arus masuk modal asing mencapai Rp212,32 triliun. Arus keluar ini sebagian diimbangi dengan pembelian bersih Rp2,01 triliun di obligasi pemerintah. Pembalikan tren ini menunjukkan perubahan sentimen investor terhadap pasar emerging amid ketidakpastian ekonomi global.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Arus Modal Asing Keluar dari Pasar Indonesia di 2025

Outflow Signifikan Menunjukkan Pergeseran Sentimen Pasar

Bank Indonesia mencatat adanya arus keluar modal asing sebesar Rp125,1 triliun dari pasar keuangan Indonesia sepanjang 2025 1

. Arus keluar ini terutama didorong oleh penjualan bersih signifikan di pasar saham dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Menurut Ramdan Denny Prakoso, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, investor asing melakukan penjualan bersih sebesar Rp17 triliun di pasar saham dan Rp110,11 triliun di SRBI. Satu-satunya catatan positif adalah adanya pembelian bersih Rp2,01 triliun di obligasi pemerintah, yang sebagian menahan arus keluar keseluruhan.

Analisis Perbandingan dengan 2024

Arus keluar di 2025 ini kontras dengan tahun sebelumnya ketika Indonesia mengalami arus masuk modal asing sebesar Rp212,32 triliun 1

. Pada 2024, investor asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp15,74 triliun di saham, Rp34,59 triliun di obligasi pemerintah, dan Rp161,99 triliun di SRBI. Pembalikan dramatis ini menunjukkan perubahan sentimen investor terhadap pasar keuangan Indonesia.

Tren Mingguan dan Indikator Pasar

Pada minggu terakhir 2025 (29-31 Desember), investor asing masih mencatat posisi beli bersih Rp2,43 triliun 1

. Rinciannya menunjukkan beli bersih Rp1,23 triliun di saham dan Rp1,66 triliun di obligasi pemerintah, sementara terdapat jual bersih Rp0,46 triliun di SRBI. Angka-angka ini menunjukkan sentimen campuran di kalangan investor asing menjelang akhir tahun.

Dampak Pasar dan Prospek Masa Depan

Arus keluar modal asing yang signifikan memiliki berbagai implikasi pasar. Premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia 5 tahun menurun menjadi 67,78 basis poin pada 1 Januari 2026, turun dari 69,95 basis poin pada 26 Desember 2025 1

. Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun tetap stabil di 6,04% pada 2 Januari 2026, dibandingkan 6,05% pada 31 Desember 2025. Sementara itu, imbal hasil Treasury AS 10 tahun berada di level 4,167% pada 31 Desember 2025. Nilai tukar rupiah dibuka melemah di Rp16.680 per USD pada 2 Januari 2026, dibandingkan Rp16.670 per USD pada 31 Desember 2025.

Tren Investasi Asing Sektor Spesifik

Meski tren keseluruhan menunjukkan arus keluar modal asing yang signifikan, sektor tertentu masih menarik investasi asing. Menurut data Kontan, investor asing mengakumulasi saham di perusahaan tertentu meskipun posisi jual bersih keseluruhan sebesar Rp17,34 triliun di 2025 2

. Saham-saham yang menjadi favorit investor asing antara lain PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) dengan Rp8,18 triliun, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan Rp7,44 triliun, dan PT Astra International Tbk (ASII) dengan Rp6,46 triliun 2.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Kontan](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
16 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Capital FlightForeign InvestmentFinancial Markets

Key Events

1

Foreign Capital Outflow 2025

2

SRBI Net Sales

3

Stock Market Net Sales

Timeline from 2 verified sources