Foreign Investors Withdraw Rp4.58 Trillion from RI in One Week, Mostly from Government Bonds
Back
Back
7
Impact
8
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Investor Asing Tarik Rp4,58 Triliun dari RI dalam Sepekan, Terbesar dari Pasar SBN

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Investor asing menarik Rp4,58 triliun dari Indonesia pada pekan pertama November 2025, dengan outflow terbesar berasal dari pasar surat utang pemerintah (SBN) sebesar Rp4,42 triliun. Hal ini sebagian diimbangi oleh Rp2,54 triliun inflow asing ke pasar saham. Outflow bersih asing tahun ini hingga tanggal 6 November 2025 mencapai Rp39,13 triliun di saham, Rp0,91 triliun di SBN, dan Rp137,71 triliun di SRBI Bank Indonesia.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Arus Modal Asing dari Indonesia Meningkat pada Awal November 2025

Outflow Signifikan dari Obligasi Pemerintah

Bank Indonesia melaporkan bahwa investor asing menarik Rp4,58 triliun dari Indonesia selama pekan pertama November 2025. Sebagian besar penarikan ini, sebesar Rp4,42 triliun, berasal dari pasar obligasi pemerintah atau Surat Berharga Negara (SBN). Penarikan signifikan ini menunjukkan perubahan sentimen investor terhadap aset Indonesia.

Arus Dana yang Bervariasi di Berbagai Pasar

Sementara pasar obligasi pemerintah mengalami outflow besar, instrumen keuangan lain menunjukkan tren berbeda. Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mengalami outflow sebesar Rp2,69 triliun. Sebaliknya, pasar saham justru menarik inflow asing sebesar Rp2,54 triliun selama periode yang sama. Pola beragam di berbagai kelas aset ini menunjukkan preferensi investor yang berbeda di pasar Indonesia.

Tren Investasi Asing Tahun Ini

Hingga 6 November 2025, investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp39,13 triliun di pasar saham, Rp0,91 triliun di SBN, dan Rp137,71 triliun di SRBI. Angka-angka ini menyoroti tren berkelanjutan repatriasi modal asing, terutama dari instrumen pendapatan tetap.

Dampak pada Indikator Keuangan

Outflow modal asing berdampak pada berbagai indikator keuangan. Premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun naik menjadi 75,49 basis poin per 6 November 2025, dari 73,03 basis poin pada 31 Oktober 2025. Kenaikan ini menunjukkan persepsi pasar yang meningkat terhadap risiko kredit yang terkait dengan aset Indonesia. Selain itu, Rupiah ditutup pada level Rp16.690 per USD pada 6 November 2025. Yield SBN 10 tahun naik ke 6,17% sebelum sedikit menurun ke 6,15% pada hari perdagangan berikutnya.

Implikasi Pasar

Outflow modal asing yang signifikan, terutama dari pasar obligasi pemerintah, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap aset emerging market di tengah ketidakpastian ekonomi global. Inflow ke pasar saham yang kontras menunjukkan bahwa meskipun beberapa investor tetap optimis tentang prospek ekuitas Indonesia, sentimen risiko secara keseluruhan tetap谨慎. Pergerakan premi CDS dan nilai tukar Rupiah menggarisbawahi perlunya pemantauan yang cermat terhadap arus modal dan sentimen pasar.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Capital FlightGovernment BondsForeign Investment

Key Events

1

Foreign Capital Outflow

2

Government Bond Market Outflow

3

Stock Market Inflow

Timeline from 1 verified sources