Key insights and market outlook
Freeport Indonesia akan memasok 10 ton emas ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hingga akhir 2025, sebagai bagian dari perjanjian kerjasama yang dimulai Februari 2025. Rencana awalnya adalah memasok 30 ton emas per tahun selama 5 tahun, senilai US$12,5 miliar atau sekitar Rp200 triliun.
Direktur Utama Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengumumkan bahwa perusahaan akan memasok 10 ton emas ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hingga akhir 2025. Pengumuman ini disampaikan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI pada 24 November 2025. Perjanjian pasokan ini merupakan bagian dari kerjasama antara Freeport dan Antam yang dimulai pada Februari 2025.
Awalnya, Freeport ditargetkan untuk memasok 30 ton emas per tahun selama 5 tahun. Nilai total perjanjian ini diperkirakan mencapai US$12,5 miliar, setara dengan sekitar Rp200 triliun. Kesepakatan pasokan yang signifikan ini menggarisbawahi kemitraan strategis antara Freeport dan Antam di sektor pertambangan Indonesia.
Perjanjian ini menyoroti kolaborasi yang sedang berlangsung antara pemain utama di industri pertambangan Indonesia. Pengurangan dari target awal 30 ton per tahun menjadi 10 ton pada akhir 2025 menunjukkan potensi penyesuaian produksi atau kondisi pasar. Kesepakatan ini tetap signifikan bagi cadangan emas Antam dan komitmen operasional Freeport di Indonesia.
Gold Supply Agreement Update
Freeport-Antam Cooperation