G7 Countries Urged to Accelerate Efforts on Critical Minerals Amid China's Dominance
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 12
Sources1 verified

Negara G7 Desak Percepat Upaya Mineral Kritis di Tengah Dominasi China

Tim Editorial AnalisaHub·12 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Amerika Serikat mendorong negara-negara G7 untuk mengurangi ketergantungan mereka pada China untuk mineral kritis, dengan China saat ini menguasai 87% pasokan global. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi untuk membahas masalah ini, dihadiri oleh menteri keuangan dari negara-negara G7, Uni Eropa, Australia, India, Korea Selatan, dan Meksiko. Kelompok ini mewakili 60% permintaan global untuk mineral kritis. Urgensi ini muncul dari kontrol China atas rantai pasokan dan ancaman baru-baru ini untuk menerapkan kontrol ekspor yang ketat.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Negara G7 Desak Percepat Strategi Mineral Kritis di Tengah Dominasi China 87%

Tindakan Cepat Diimbau untuk Diversifikasi Rantai Pasokan

Amerika Serikat memimpin upaya untuk mendesak negara-negara G7 mempercepat inisiatif mereka untuk mengurangi ketergantungan pada China untuk mineral kritis, karena China mendominasi 87% pasokan global. Dorongan ini datang ketika Menteri Keuangan AS Scott Bessent menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi dengan menteri keuangan dari negara-negara G7, Uni Eropa, Australia, India, Korea Selatan, dan Meksiko. Pertemuan ini mewakili negara-negara yang menyumbang 60% permintaan global untuk sumber daya penting ini.

Latar Belakang Kekhawatiran yang Meningkat

Kegentingan seputar mineral kritis meningkat setelah China baru-baru ini mengancam untuk menerapkan kontrol ekspor yang ketat. Perkembangan ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan negara-negara G7 tentang kerentanan mereka terhadap gangguan rantai pasokan. Situasi ini sangat mendesak mengingat penggunaan historis China terhadap pembatasan ekspor sebagai alat geopolitik, terutama pada tahun 2010 ketika China secara tiba-tiba menghentikan ekspor mineral tertentu ke Jepang.

Keadaan Saat Ini Pasar Mineral Kritis Global

Dominasi China di sektor mineral kritis adalah hasil dari investasi dan pengembangan strategis selama bertahun-tahun. Negara ini telah berhasil memposisikan diri sebagai pemasok utama bahan-bahan penting ini, memberinya pengaruh signifikan atas negara-negara lain. Negara-negara G7 dan negara-negara yang diundang lainnya mengakui perlunya diversifikasi rantai pasokan mereka untuk mengurangi risiko yang terkait dengan ketergantungan berlebihan pada China.

Jalan ke Depan: Diversifikasi dan Kolaborasi

Pertemuan yang akan datang diharapkan akan fokus pada strategi kolaboratif untuk mengamankan sumber alternatif mineral kritis dan memperkuat industri dalam negeri. Area diskusi utama kemungkinan akan mencakup investasi pada proyek pertambangan di luar China, pengembangan teknologi daur ulang, dan peningkatan ketahanan rantai pasokan. Inisiatif ini mencerminkan pengakuan yang berkembang di kalangan negara-negara Barat akan pentingnya strategis mineral kritis dalam menjaga daya saing ekonomi dan teknologi mereka.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Critical MineralsGlobal Supply ChainG7 Economic Policy

Key Events

1

G7 Critical Minerals Meeting

2

China Export Control Threat

3

Global Supply Chain Diversification Efforts

Timeline from 1 verified sources