Key insights and market outlook
PT Garuda Indonesia (GIAA) membantah laporan bahwa awak kabin terluka selama insiden turbulensi pada penerbangan GA 712 dari Jakarta ke Sydney. Maskapai mengkonfirmasi terjadinya turbulensi namun menyatakan bahwa tidak ada awak kabin yang mengalami patah tulang 1
PT Garuda Indonesia (GIAA) telah menanggapi laporan terkini mengenai insiden turbulensi pada penerbangan GA 712 dari Jakarta ke Sydney. Maskapai mengkonfirmasi bahwa turbulensi memang terjadi selama penerbangan 1
Insiden ini menarik perhatian signifikan di media sosial setelah seorang penumpang membagikan kisah tentang turbulensi, mengklaim bahwa hal itu terjadi sekitar 30 menit sebelum mendarat. Postingan tersebut menyarankan bahwa awak kabin terluka, dengan beberapa laporan bahkan menyatakan bahwa mereka mengalami patah tulang. Namun, pernyataan resmi Garuda Indonesia secara langsung menyangkal klaim ini, menekankan bahwa tidak ada awak kabin yang terluka parah 2
Glenny H. Kairupan, Direktur Utama Garuda Indonesia, merilis pernyataan tertulis yang mengklarifikasi insiden tersebut. Ia mengakui adanya turbulensi namun menyangkal adanya cedera serius di kalangan awak kabin. Respons cepat maskapai ini bertujuan untuk mengatasi misinformasi yang menyebar di platform media sosial.
Insiden ini menyoroti tantangan yang dihadapi maskapai dalam mengelola informasi selama insiden keselamatan. Sementara Garuda Indonesia mengkonfirmasi turbulensi, mereka mempertahankan bahwa protokol keselamatan efektif dalam mencegah cedera serius. Penolakan cepat maskapai terhadap laporan cedera yang lebih parah menunjukkan komitmen mereka terhadap transparansi dan akurasi dalam komunikasi.
Turbulence Incident Report
Airline Safety Statement