Key insights and market outlook
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menerima suntikan dana Rp 23,7 triliun dari pemegang saham, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Dana tersebut terdiri dari pinjaman pemegang saham US$ 405 juta dan penyertaan modal tunai US$ 1 miliar, yang akan digunakan untuk memperbaiki kondisi keuangan maskapai dan mendukung upaya transformasinya. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing Garuda di pasar penerbangan global.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) telah menerima suntikan modal signifikan sebesar Rp 23,7 triliun dari pemegang saham, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Dukungan keuangan ini sangat penting bagi upaya transformasi dan pemulihan maskapai. Dana tersebut berasal dari dua sumber utama: pinjaman pemegang saham US$ 405 juta dan penyertaan modal tunai US$ 1 miliar.
Menurut Thomas Sugiarto, Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, suntikan modal ini akan berperan penting dalam memperbaiki kondisi keuangan maskapai. Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat proses transformasi Garuda, dengan fokus pada peningkatan kinerja dan daya saing di pasar penerbangan global. Langkah strategis ini diharapkan dapat memposisikan Garuda untuk pertumbuhan dan kesuksesan di masa depan.
Suntikan modal ini menunjukkan komitmen pemegang saham Garuda untuk mendukung pemulihan dan transformasi maskapai. Dengan memperkuat dasar keuangan, Garuda bertujuan menjadi lebih kompetitif dan tangguh menghadapi tantangan penerbangan global. Perkembangan ini merupakan langkah signifikan menuju pencapaian tujuan jangka panjang maskapai dan peningkatan posisi pasar.
Capital Injection Received
Shareholder Loan Agreement
Cash Equity Participation