Garuda Indonesia's Profit Drops 29.65% Amid Aircraft Maintenance Program
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Laba Garuda Indonesia Anjlok 29,65% di Tengah Program Pemeliharaan Pesawat

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melaporkan penurunan laba bersih sebesar 29,65% year-on-year menjadi US$37,93 juta (sekitar Rp632,03 miliar) akibat program pemeliharaan pesawat yang mengurangi kapasitas produksi. Pendapatan juga turun 10,53% YoY menjadi US$842,16 juta. Program maintenance ini memengaruhi volume penumpang dan kargo, yang berdampak pada kinerja pendapatan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kinerja Keuangan Garuda Indonesia Terpengaruh Program Pemeliharaan

Laba Turun 29,65% Year-on-Year

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melaporkan laba bersih sebesar US$37,93 juta (sekitar Rp632,03 miliar), turun 29,65% year-on-year. Penurunan signifikan dalam profitabilitas ini terutama disebabkan oleh program pemeliharaan pesawat yang sedang dilakukan maskapai.

Dampak pada Pendapatan dan Penyesuaian Operasional

Program maintenance mengakibatkan penurunan pendapatan sebesar 10,53% year-on-year menjadi US$842,16 juta (sekitar Rp14,03 triliun). Menurut Thomas Sugiarto Oentoro, Wakil Direktur Utama Garuda, kegiatan maintenance ini untuk sementara mengurangi kapasitas produksi maskapai, memengaruhi volume penumpang dan kargo. Penyesuaian operasional ini berdampak langsung pada kinerja pendapatan perusahaan.

Perspektif Manajemen tentang Kinerja

Thomas Sugiarto Oentoro menjelaskan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI bahwa program pemeliharaan menjadi faktor utama penurunan kinerja keuangan. Ia menyatakan, "Secara keseluruhan, total pendapatan turun 10,5% year-on-year terutama disebabkan oleh program maintenance yang sedang kita lakukan sekarang." Maskapai melakukan program ini untuk menjaga dan meningkatkan standar operasional dan keselamatan armada.

Konteks Pasar dan Prospek Masa Depan

Pasar penerbangan Indonesia tetap menantang karena berbagai faktor termasuk kondisi ekonomi dan persyaratan regulasi. Program maintenance Garuda saat ini, meskipun berdampak pada kinerja keuangan jangka pendek, diharapkan memberikan manfaat jangka panjang melalui efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Keputusan strategis maskapai untuk melakukan pemeliharaan komprehensif mencerminkan komitmennya untuk menjaga standar layanan tinggi di industri penerbangan yang kompetitif.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified
Related Stocks
GIAA

Topics Covered

Aviation FinanceOperational MaintenanceFinancial Performance

Key Events

1

Financial Results Announcement

2

Maintenance Program Implementation

Timeline from 1 verified sources