Key insights and market outlook
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI) menandatangani perjanjian Kerja Sama Operasi dengan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) untuk mengembangkan Kertajati Aerospace Park. Proyek ini diperkirakan akan menarik investasi Rp 12,90 triliun (US$ 771 juta) selama periode kerja sama jangka panjang, diawali dengan investasi awal Rp 133,88 miliar (US$ 8 juta). Ekosistem dirgantara ini akan mencakup fasilitas MRO, bengkel mesin & komponen, zona manufaktur, pusat pelatihan, dan pusat bisnis.
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), perusahaan perawatan pesawat terkemuka, telah menandatangani perjanjian Kerja Sama Operasi dengan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) untuk mengembangkan Kertajati Aerospace Park di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati. Kerja sama ini bertujuan menciptakan ekosistem dirgantara komprehensif di wilayah tersebut.
Kertajati Aerospace Park akan menampilkan ekosistem dirgantara terintegrasi yang mencakup:
Proyek ini diperkirakan akan menarik investasi besar secara bertahap. Investasi awal bernilai US$ 8 juta (sekitar Rp 133,88 miliar), sedangkan total investasi yang diproyeksikan selama periode kerja sama jangka panjang diperkirakan mencapai US$ 771 juta (sekitar Rp 12,90 triliun). Investasi besar ini menunjukkan kepercayaan terhadap potensi pertumbuhan sektor dirgantara Indonesia.
Pengembangan Kertajati Aerospace Park diharapkan menciptakan dampak ekonomi signifikan melalui:
Lokasi proyek yang strategis di Bandara Internasional Kertajati memberikan akses langsung ke infrastruktur penerbangan, menjadikannya lokasi ideal untuk ekosistem dirgantara terintegrasi.
Kertajati Aerospace Park Development
Strategic Investment Agreement