Key insights and market outlook
PT Asuransi Asei Indonesia memperingatkan bahwa meningkatnya tensi geopolitik global, terutama konflik terkini antara AS dan Venezuela, secara signifikan meningkatkan risiko di asuransi marine cargo. Perusahaan tersebut menyoroti rute pelayaran yang lebih panjang, biaya logistik yang lebih tinggi, dan potensi klaim yang meningkat sebagai tantangan utama. Perkembangan ini membuat underwriting menjadi lebih kompleks, terutama dalam menentukan tarif, klausul risiko perang, dan kebutuhan reasuransi.
PT Asuransi Asei Indonesia mengungkapkan keprihatinan tentang meningkatnya kompleksitas risiko dalam asuransi marine cargo akibat meningkatnya tensi geopolitik global. Konflik terkini antara Amerika Serikat dan Venezuela telah berdampak signifikan pada rute perdagangan internasional dan profil risiko. Menurut Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe, Direktur Utama Asuransi Asei, dinamika geopolitik ini menyebabkan perubahan besar dalam pola perdagangan global.
Situasi geopolitik saat ini menciptakan profil risiko yang lebih kompleks untuk asuransi marine cargo dibandingkan dengan periode normal. Perusahaan asuransi perlu mengadopsi pendekatan underwriting yang lebih selektif dan berbasis risiko untuk mengelola tantangan ini secara efektif. Industri harus menyeimbangkan kebutuhan untuk memberikan pertanggungan dengan kebutuhan untuk mempertahankan penilaian risiko yang memadai dan harga premi.
Tensi geopolitik yang sedang berlangsung berdampak signifikan pada sektor asuransi marine cargo. Perusahaan asuransi harus menavigasi tantangan ini dengan meningkatkan kemampuan penilaian risiko mereka dan menyesuaikan strategi underwriting mereka dengan lanskap perdagangan global yang berkembang.
US-Venezuela Conflict Escalation
Marine Cargo Insurance Risk Increase