Key insights and market outlook
Harga emas dunia melonjak ke US$4,016.06 per troy ons, naik 0,93% pada 6 November 2025. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan permintaan aset aman di tengah koreksi pasar saham AS dan data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari ekspektasi. Laporan ADP Employment menunjukkan penambahan 42.000 lapangan kerja sektor swasta di bulan Oktober, melampaui ekspektasi 28.000 pekerjaan.
Harga emas global mengalami lonjakan signifikan, mencapai US$4,016.06 per troy ons pada pukul 18:45 WIB tanggal 6 November 2025, menandai kenaikan harian sebesar 0,93%. Pergerakan harga ini terutama didorong oleh dua faktor utama: koreksi di pasar saham AS yang meningkatkan permintaan aset aman, dan data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan.
Laporan ADP Employment untuk bulan Oktober mengungkapkan penambahan 42.000 lapangan kerja sektor swasta yang kuat, melampaui ekspektasi pasar sebesar 28.000 pekerjaan. Data ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap kuat, yang berpotensi mempengaruhi keputusan kebijakan moneter di masa depan. Menurut Tiffani Safinia dari Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), data pekerjaan yang positif berkontribusi pada kenaikan harga emas karena investor menyeimbangkan antara indikator ekonomi yang kuat dan potensi ruang terbatas untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.
Terjadinya data pekerjaan yang kuat bersamaan dengan kenaikan harga emas menyoroti dinamika kompleks di pasar keuangan global. Investor sedang menavigasi antara implikasi positif dari angka pekerjaan yang kuat dan potensi pelonggaran moneter yang terbatas oleh bank sentral. Skenario ini menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi aset safe-haven seperti emas, terutama selama periode volatilitas pasar saham.
Gold Price Surge
US Jobs Data Release
Safe-Haven Demand Increase