Key insights and market outlook
Harga emas menguat tipis ke $4.318,4 per ons pada hari Rabu menyusul laporan pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan, menunjukkan tingkat pengangguran naik ke level yang lebih tinggi di bulan November. Perkembangan ini memperkuat ekspektasi pasar akan kemungkinan pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Fed di tahun mendatang, sehingga menekan dolar AS dan imbal hasil obligasi.
Harga emas mencatat kenaikan tipis ke $4.318,4 per ons pada hari Rabu setelah rilis laporan pekerjaan AS untuk bulan November. Data tersebut mengungkapkan kenaikan tingkat pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan, memicu reaksi pasar yang mendukung nilai logam mulia tersebut.
Data pekerjaan AS yang lemah memperkuat ekspektasi pasar mengenai potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed di tahun mendatang. Pelaku pasar kini lebih cenderung mengantisipasi pemangkasan suku bunga lanjutan di luar apa yang saat ini telah diperhitungkan. Perubahan ekspektasi ini telah berkontribusi pada penurunan dolar AS dan imbal hasil obligasi, menciptakan lingkungan yang mendukung kenaikan harga emas.
Kenaikan tipis harga emas menunjukkan peran logam mulia sebagai aset safe-haven selama periode ketidakpastian ekonomi. Meskipun kenaikannya modest, hal ini mencerminkan sentimen pasar yang lebih luas mengenai potensi arah kebijakan moneter AS dan implikasinya bagi pasar keuangan global.
Gold Price Increase
US Unemployment Rate Rise
Federal Reserve Rate Cut Expectations