Key insights and market outlook
Pasar kerja terbukti menantang tidak hanya di Indonesia tapi secara global, dengan lulusan baru di Amerika Serikat menghadapi kesulitan signifikan dalam mendapatkan pekerjaan. Menurut studi terbaru, pasar kerja saat ini merupakan salah satu yang tersulit dalam satu dekade, dengan pengangguran di kalangan pekerja muda (16-24 tahun) mencapai 10,4% pada September. Para ahli memperingatkan bahwa peningkatan pengangguran kaum muda bisa menjadi indikator awal perlambatan ekonomi. Ketergantungan tradisional pada gelar sarjana sebagai jalur menuju pekerjaan bergaji tinggi mulai dipertanyakan karena bahkan pemegang gelar kesulitan mendapatkan pekerjaan profesional.
Perjuangan mencari pekerjaan tidak hanya terjadi di Indonesia; lulusan baru di Amerika Serikat menghadapi tantangan serupa. Studi terbaru menunjukkan bahwa pasar kerja saat ini merupakan salah satu yang tersulit dalam satu dekade. Menurut Cory Stahle, ekonom senior di Indeed Hiring Lab, "Saat ini adalah masa yang sangat sulit untuk mencari pekerjaan."
Anders Humlum, asisten profesor ekonomi di Universitas Chicago, memperingatkan bahwa meningkatnya pengangguran di kalangan muda bisa menjadi indikator awal bahwa ekonomi sedang melambat atau bahkan menuju resesi. Gad Levanon, kepala ekonom di Burning Glass Institute, menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, memiliki gelar sarjana tidak lagi menjadi jaminan yang dapat diandalkan untuk mendapatkan pekerjaan profesional.
Situasi ini menyoroti pergeseran signifikan dalam dinamika pasar kerja. Keyakinan tradisional bahwa gelar sarjana mengarah pada pekerjaan bergaji tinggi sedang dipertanyakan karena bahkan pemegang gelar kesulitan mendapatkan pekerjaan profesional. Tren ini menunjukkan perlunya evaluasi ulang strategi pendidikan dan ketenagakerjaan secara global.
Rising Youth Unemployment
Job Market Challenges for Fresh Graduates