Key insights and market outlook
Harga minyak terus menurun pada Rabu, turun 2,30% secara mingguan dan 5,58% secara bulanan menjadi $57,869 per barel seiring meredanya kekhawatiran geopolitik dan meningkatnya kekhawatiran surplus pasokan. Penurunan harga dipengaruhi oleh meredanya ketegangan geopolitik di Eropa, khususnya dengan AS yang mengusulkan 18 inisiatif gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina. Pengamat ekonomi mengaitkan penurunan ini dengan faktor fundamental pasar dan meredanya ketegangan global.
Pasar minyak global mengalami penurunan harga yang berlanjut pada Rabu, dengan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 2,30% secara mingguan dan 5,58% secara bulanan menjadi $57,869 per barel. Pergerakan harga ini terutama dipicu oleh meredanya ketegangan geopolitik, khususnya di Eropa, di mana Amerika Serikat telah mengajukan 18 proposal gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.
Ibrahim Assuaibi, seorang ekonom spesialis komoditas, mengaitkan penurunan harga minyak global dengan kombinasi faktor fundamental pasar dan berkurangnya risiko geopolitik. Penurunan ketegangan antara kekuatan global utama telah menyebabkan outlook yang lebih stabil untuk pasokan minyak, yang berkontribusi pada tekanan penurunan harga.
Pengurangan ketegangan geopolitik memiliki implikasi signifikan bagi pasar minyak. Dengan berkurangnya ancaman langsung terhadap gangguan pasokan, pelaku pasar lebih fokus pada keseimbangan pasokan-permintaan fundamental. Surplus pasokan minyak yang saat ini terjadi menjadi perhatian yang lebih menonjol, berkontribusi pada penurunan harga baru-baru ini.
Oil Price Decline
Geopolitical Tension Eases
Supply Surplus Concerns Rise