Key insights and market outlook
Harga minyak dunia melonjak pada hari Senin karena investor bereaksi terhadap protes yang meningkat di Iran, meningkatkan kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan. Minyak mentah Brent naik ke US$63,65 per barel sementara WTI mencapai US$59,42 per barel 1
Harga minyak global mengalami lonjakan signifikan pada hari Senin karena investor bereaksi terhadap protes yang meningkat di Iran, meningkatkan kekhawatiran tentang potensi gangguan produksi dan ekspor minyak. Kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 31 sen atau 0,49% menjadi US$63,65 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 30 sen atau 0,51% menjadi US$59,42 per barel 1
Meskipun lonjakan awal signifikan, harga kemudian stabil dengan minyak mentah Brent turun 5 sen menjadi US$63,29 per barel dan WTI turun 6 sen menjadi US$59,06 per barel seiring perdagangan berlanjut 2
Pergerakan harga terutama didorong oleh kekhawatiran atas eskalasi kerusuhan sipil di Iran, di mana demonstrasi besar-besaran telah berlanjut sejak 2022. Tindakan keras pemerintah Iran terhadap protes telah meningkatkan ketakutan akan potensi gangguan infrastruktur minyak. Laporan hak asasi manusia menunjukkan bahwa kerusuhan telah menyebabkan lebih dari 500 korban jiwa, mendorong pekerja minyak menyerukan mogok kerja, yang semakin meningkatkan kekhawatiran pasokan 1
Pasar minyak kini berada di antara potensi kenaikan harga lebih lanjut karena ketegangan geopolitik dan pengaruh kontra terhadap potensi kembalinya ekspor minyak dari negara-negara seperti Venezuela. Investor memantau perkembangan di Iran sambil mengawasi tanda-tanda perubahan dinamika pasokan minyak global. Situasi pasar saat ini mencerminkan keseimbangan antara risiko geopolitik dan permintaan minyak global.
Oil Price Surge
Iran Protests Escalation
Global Supply Concerns