Key insights and market outlook
Harga beras global diperkirakan akan tetap berada di bawah tekanan pada tahun 2026 karena produsen utama seperti India, Thailand, dan Vietnam bersaing untuk mengekspor stok surplus mereka 1
Pasar beras global diperkirakan akan mengalami tekanan harga yang berlanjut sepanjang tahun 2026 karena eksportir utama termasuk India, Thailand, dan Vietnam bersaing secara agresif untuk pangsa pasar 1
Lingkungan harga yang rendah ini diperkirakan akan memiliki efek campuran pada pasar beras global. Di satu sisi, hal ini akan menguntungkan konsumen yang sensitif terhadap harga di wilayah seperti Afrika dan daerah lain yang bergantung pada impor. Di sisi lain, hal ini akan memberikan tekanan tambahan pada pendapatan petani di Asia, di mana sebagian besar produksi beras dunia dihasilkan. Situasi ini menyoroti keseimbangan yang rumit antara menjaga harga yang kompetitif bagi konsumen dan memastikan kehidupan yang berkelanjutan bagi petani.
Tekanan harga ini sangat signifikan mengingat hampir 90% produksi beras global berasal dari Asia. Petani di wilayah ini, yang sudah beroperasi dengan margin yang tipis, akan menghadapi kondisi yang menantang kecuali ada faktor mitigasi atau intervensi pemerintah. Situasi ini akan dipantau dengan cermat oleh para pelaku pasar dan pembuat kebijakan seiring perkembangannya sepanjang tahun 2026.
Global Rice Price Pressure
Export Competition Intensification