Key insights and market outlook
Harga emas diprediksi akan terus naik di tahun 2026, didorong oleh faktor geopolitik global dan keterbatasan pasokan. Hingga Desember 2025, harga emas global mencapai US$ 4.479,42 per troy ons, sementara harga emas Antam di Indonesia berada di level Rp 2.576.000 per gram. Analis memprediksi harga akan tetap volatil namun cenderung naik karena volume perdagangan yang rendah di akhir tahun dan potensi dampak data ekonomi 1
Harga emas global telah mencapai level signifikan, menyentuh US$ 4.479,42 per troy ons per 24 Desember 2025 2
Lukman Leong dari Doo Financial Futures memprediksi bahwa harga emas kemungkinan tetap di kisaran US$ 4.400-US$ 4.500 per troy ons hingga akhir tahun. Prediksi ini didasarkan pada aktivitas perdagangan yang rendah selama liburan dan minimnya pengumuman ekonomi penting. Meskipun ada potensi volatilitas karena volume transaksi yang rendah, outlook keseluruhan tetap positif untuk emas 1
Beberapa faktor mendukung potensi kenaikan harga emas:1. Ketegangan Geopolitik Global: Ketidakpastian global yang berlanjut menjaga minat investor pada aset safe-haven seperti emas.2. Keterbatasan Pasokan: Kendala pasokan emas mendukung harga yang lebih tinggi.3. Dampak Data Ekonomi: Meskipun perdagangan akhir tahun biasanya tipis, rilis data ekonomi penting dapat menyebabkan pergerakan harga.
Periode akhir tahun biasanya melihat aktivitas perdagangan yang menurun karena pelaku pasar liburan. Likuiditas yang berkurang ini dapat menyebabkan peningkatan volatilitas harga. Namun, faktor fundamental seperti ketidakpastian global dan keterbatasan pasokan diharapkan tetap menjaga daya tarik emas sebagai aset safe-haven 1
Gold Price Surge
Year-End Trading Dynamics
2026 Market Outlook