Key insights and market outlook
Harga emas berakhir tahun 2025 dengan lonjakan tahunan sebesar 64%, kenaikan terbesar sejak 1979, didorong oleh pemotongan suku bunga Federal Reserve, konflik geopolitik, pembelian bank sentral, dan arus masuk ETF. Meskipun sedikit menurun pada 31 Desember 2025, emas tetap menjadi aset safe-haven yang diminati di lingkungan suku bunga rendah.
Harga emas mengalami lonjakan sebesar 64% di tahun 2025, menandai kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Beberapa faktor utama berkontribusi pada kinerja luar biasa ini:
Pada 31 Desember 2025, harga emas spot ditutup pada US$ 4.322,61 per ons troi, turun 0,39% dari hari sebelumnya. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ditutup pada US$ 4.341,1, turun 1%. Meskipun terjadi penurunan di akhir tahun, kinerja keseluruhan untuk tahun 2025 tetap luar biasa.
Kenaikan signifikan harga emas menyoroti perannya sebagai aset safe-haven dan penyimpan nilai di masa ketidakpastian ekonomi dan ketidakstabilan geopolitik. Performa emas di 2025 menggarisbawahi interaksi kompleks antara kebijakan moneter, peristiwa global, dan perilaku investor dalam membentuk pasar logam mulia.
Historic Gold Price Increase
Federal Reserve Rate Cuts
Central Bank Gold Buying