Key insights and market outlook
Harga emas turun 0,6% menjadi $4.427,48 per ons troi karena investor bersiap menghadapi potensi tekanan jual akibat penyeimbangan ulang indeks komoditas tahunan. Dolar AS yang menguat menambah tekanan turun, membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Analis memperkirakan penjualan $6-7 miliar pada kontrak berjangka COMEX dalam lima hari ke depan.
Harga emas mengalami penurunan pada 8 Januari 2026, turun 0,6% menjadi $4.427,48 per ons troi karena pelaku pasar bersiap menghadapi penyeimbangan ulang indeks komoditas utama tahunan. Penyesuaian periodik ini, yang dilakukan oleh lembaga seperti Bloomberg, bertujuan menjaga keselarasan indeks dengan kondisi pasar komoditas global saat ini. Periode penyeimbangan, yang berlangsung 9-15 Januari, diperkirakan akan menciptakan tekanan jual signifikan di pasar futures emas.
Dolar AS yang menguat semakin menambah penurunan emas, karena dolar yang lebih tinggi membuat emas lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain. Tekanan ganda dari penyeimbangan indeks dan pergerakan mata uang ini menciptakan lingkungan yang menantang bagi harga emas.
Analis Saxo Bank memprediksi potensi penjualan $6-7 miliar pada kontrak berjangka emas COMEX dalam lima hari ke depan. Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank, mencatat bahwa emas tetap berada di bawah tekanan selama periode penyeimbangan ini. Penyesuaian tahunan ini merupakan peristiwa penting di pasar komoditas, yang mempengaruhi tidak hanya emas tapi juga logam mulia lainnya seperti perak.
Penyeimbangan ulang Indeks Komoditas Bloomberg tahunan merupakan proses penting yang memastikan indeks tetap mewakili kondisi pasar saat ini. Meskipun hal ini menciptakan volatilitas jangka pendek bagi emas dan komoditas lainnya, hal ini juga menghadirkan peluang pembelian bagi investor yang ingin memanfaatkan pergerakan harga sementara.
Gold Price Decline
Commodity Index Rebalancing
USD Strengthening