Key insights and market outlook
Goldman Sachs mempertahankan posisi teratas dalam penasihat merger dan akuisisi (M&A) global di tahun 2025, didorong oleh dominasinya dalam mega deal senilai di atas $10 miliar. Bank ini menjadi penasihat dalam 38 transaksi jumbo, lebih banyak daripada bank investasi lainnya. Tahun ini menyaksikan lonjakan signifikan transaksi besar, dengan 68 transaksi senilai $1,5 triliun, lebih dari dua kali lipat total tahun sebelumnya.
Goldman Sachs kembali mengamankan posisinya sebagai bank investasi terdepan dalam penasihat merger dan akuisisi global untuk tahun 2025. Menurut data dari LSEG, kesuksesan bank ini terutama didorong oleh keterlibatannya dalam mega deal senilai di atas $10 miliar. Goldman Sachs menjadi penasihat dalam 38 transaksi jumbo tersebut, jauh lebih banyak dibandingkan pesaingnya.
Tahun 2025 menyaksikan peningkatan luar biasa dalam mega deal, dengan total 68 transaksi senilai $1,5 triliun. Ini mewakili lebih dari dua kali lipat nilai total dibandingkan tahun sebelumnya, menyoroti tren pertumbuhan transaksi korporat berskala besar. Kemampuan bank dalam menangani transaksi kompleks ini menjadi faktor kunci dalam mempertahankan kepemimpinan pasar.
Dominasi Goldman Sachs di pasar M&A hadir di tengah risiko politik global yang tinggi dan konsolidasi korporat yang meningkat. Keahlian bank dalam menavigasi transaksi lintas batas yang kompleks telah memposisikannya dengan baik di lingkungan pasar saat ini. Karena restrukturisasi korporat terus menjadi prioritas bagi banyak perusahaan, Goldman Sachs berada pada posisi yang baik untuk mempertahankan kepemimpinan di pasar M&A global.
Global M&A Leadership
Record Jumbo Transactions
Mega Deal Surge