Key insights and market outlook
Kepala Ekonom Goldman Sachs, Jan Hatzius, menegaskan bahwa keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) akan tetap berlandaskan data, tidak terpengaruh oleh tekanan politik terhadap Ketua Jerome Powell. Berbicara dalam ajang Goldman Sachs Global Strategy Conference 2026, Hatzius mengakui bahwa isu hukum yang menimpa Powell berpotensi memperkuat kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral AS.
Kepala Ekonom Goldman Sachs, Jan Hatzius, menegaskan kembali bahwa keputusan kebijakan moneter Federal Reserve akan tetap berdasarkan data ekonomi, meskipun ada tekanan politik yang meningkat terhadap Ketua Jerome Powell. Berbicara dalam Goldman Sachs Global Strategy Conference 2026, Hatzius menekankan komitmen The Fed pada mandat gandanya sembari mengakui bahwa tantangan hukum yang dihadapi Powell berpotensi meningkatkan kekhawatiran pasar tentang independensi bank sentral.
Pernyataan ini muncul ketika Powell menghadapi potensi pengawasan hukum, yang menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan The Fed untuk beroperasi bebas dari campur tangan politik. Komentar Hatzius kemungkinan akan meyakinkan investor tentang komitmen The Fed untuk menjaga independensinya dan membuat keputusan berdasarkan indikator ekonomi saja.
Pendekatan The Fed yang berbasis data dalam kebijakan moneter telah menjadi landasan proses pengambilan keputusannya. Dengan ketidakpastian ekonomi global yang terus berlanjut, kemampuan bank sentral untuk tetap terisolasi dari tekanan politik dipandang penting untuk menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan investor.
Fed Policy Statement
Monetary Policy Conference