Key insights and market outlook
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah menanggapi rumor merger yang melibatkan Grab dan potensi keterlibatan Danantara, menyatakan bahwa tidak ada informasi baru di luar keterbukaan informasi sebelumnya. Direktur GOTO, R.A. Koesoemohadiani, menekankan bahwa perusahaan mendukung penuh langkah prioritas pemerintah sambil tetap menjaga komitmen transparansi melalui saluran informasi resmi.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), konglomerat teknologi Indonesia, telah mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi spekulasi terkini mengenai potensi merger dengan Grab dan kemungkinan keterlibatan Danantara, sebuah entitas pengelolaan investasi. Dalam pernyataan yang dirilis melalui saluran keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur GOTO R.A. Koesoemohadiani menjelaskan bahwa tidak ada informasi baru di luar apa yang telah diungkapkan sebelumnya.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa meskipun berbagai rumor telah beredar dalam beberapa minggu terakhir tentang kemungkinan merger antara GOTO dan Grab, serta potensi keterlibatan Danantara, perusahaan tetap berkomitmen pada keterbukaan informasi sebelumnya. Koesoemohadiani menegaskan bahwa GOTO mendukung penuh langkah prioritas pemerintah, sambil menjaga sikap kooperatif dan mematuhi protokol keterbukaan informasi resmi.
Klarifikasi ini muncul di tengah minat besar pada potensi konsolidasi di sektor teknologi dan ride-hailing Indonesia. Spekulasi seputar GOTO, Grab, dan Danantara menjadi topik diskusi yang cukup signifikan di kalangan pengamat industri dan investor. Komitmen GOTO terhadap transparansi melalui saluran resmi menunjukkan pendekatan yang hati-hati dalam komunikasi pasar selama periode spekulasi ini.
Penekanan perusahaan pada kepatuhan terhadap prosedur keterbukaan informasi yang telah ditetapkan menunjukkan komitmennya untuk menjaga kepercayaan investor dan kepatuhan regulasi. Dengan mengarahkan pemangku kepentingan pada informasi yang telah dirilis sebelumnya, GOTO menunjukkan fokus pada transparansi prosedural dan komunikasi yang terkendali dalam menghadapi spekulasi pasar.
Merger Rumors Clarification
Corporate Transparency Statement