Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan Rp 2.567,9 triliun untuk delapan program prioritas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di tahun 2026. Alokasi ini merupakan 66,8% dari anggaran 2026 yang diproyeksikan sebesar Rp 3.842 triliun. Area fokus utama meliputi ketahanan pangan (Rp 164,4 triliun) dan ketahanan energi (Rp 402,4 triliun). Program-program ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, infrastruktur energi, dan manajemen rantai pasokan pangan.
Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2.567,9 triliun untuk delapan program prioritas yang direncanakan pada tahun 2026. Alokasi signifikan ini, yang diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mewakili sekitar 66,8% dari total anggaran nasional 2026 yang diproyeksikan sebesar Rp 3.842 triliun.
Program Ketahanan Pangan: Rp 164,4 triliun
Program Ketahanan Energi: Rp 402,4 triliun
Alokasi ini diumumkan dalam Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia di Jakarta. Menteri Airlangga menekankan bahwa program-program ini sangat krusial bagi pembangunan nasional dan stabilitas ekonomi. Pemerintah fokus pada sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada民生 dan ketahanan ekonomi.
2026 Budget Allocation
Priority Programs Funding
National Development Initiatives