Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia memastikan bahwa stok beras di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melebihi tiga kali kebutuhan masyarakat setelah banjir dan longsor baru-baru ini. Badan Pangan Nasional melaporkan bahwa Perum Bulog telah meningkatkan pasokan ke wilayah-wilayah tersebut. Per tanggal 11 Desember, total stok beras Bulog nasional mencapai 3,7 juta ton, dengan 154,4 ribu ton tersimpan di tiga provinsi yang terdampak.
Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah tegas untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam baru-baru ini. Badan Pangan Nasional, yang dipimpin oleh Andi Amran Sulaiman, memastikan bahwa stok beras di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah ditingkatkan secara signifikan.
Per tanggal 11 Desember 2025, total stok beras nasional yang dikelola Bulog mencapai 3,7 juta ton. Di tiga provinsi yang paling terdampak banjir dan longsor, tingkat stok beras adalah sebagai berikut:
Total stok di ketiga provinsi ini mencapai 154,4 ribu ton, melebihi tiga kali lipat kebutuhan konsumsi lokal.
Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dengan menyatakan bahwa memiliki stok tiga kali lipat dari normal sangat krusial untuk menghadapi kebutuhan potensial di masa depan. Langkah strategis ini menunjukkan pendekatan proaktif pemerintah dalam mengelola krisis dan memastikan ketersediaan pangan di wilayah-wilayah terdampak.
Keputusan untuk meningkatkan stok beras di wilayah-wilayah ini sangat signifikan mengingat bencana alam yang baru-baru ini melanda daerah tersebut. Dengan mempertahankan surplus yang besar, pemerintah bertujuan mencegah potensi kelangkaan dan menstabilkan harga pangan di wilayah-wilayah terdampak.
Rice Stock Increase in Disaster-Affected Areas
Government Food Security Measures