Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia, yang dipimpin oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, memantau penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) saat mencapai batas akhir pada 30 Desember 2025. Penyaluran yang ditangani oleh PT Pos Indonesia dan Himbara ini menargetkan 33-35 juta keluarga penerima manfaat. Sekitar 18 juta penerima ditangani oleh PT Pos Indonesia, termasuk 71.000 di Jakarta dari 500.000 total penerima di DKI Jakarta.
Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Sosial Saifullah Yusuf, melakukan inspeksi akhir pada 30 Desember 2025 untuk memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) tepat waktu dan tepat sasaran. Inspeksi di Kantorpos Cikini, Jakarta, ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh 33-35 juta keluarga penerima manfaat menerima bantuan sesuai jadwal.
Penyaluran BLTS Kesra dilakukan melalui dua saluran utama: Himbara dan PT Pos Indonesia. PT Pos Indonesia menangani sekitar 18 juta penerima, termasuk sekitar 71.000 keluarga penerima di Jakarta dari total 500.000 di DKI Jakarta. Upaya penyaluran ini merupakan bagian dari program bantuan sosial pemerintah yang lebih luas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat selama masa-masa sulit.
Saifullah Yusuf menekankan pentingnya menyelesaikan proses penyaluran dalam batas waktu yang ditentukan dan memastikan bahwa penyaluran tersebut tepat waktu dan tepat sasaran. Pengawasan pemerintah sangat krusial dalam menjaga integritas proses penyaluran dan memastikan bantuan sampai kepada penerima yang tepat.
BLTS Kesra Distribution Deadline
Government Social Assistance Program