Government Spending Surge Fails to Deliver Strong Economic Boost
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 9
Sources1 verified

Lonjakan Belanja Pemerintah Gagal Berikan Dorongan Ekonomi Kuat

Tim Editorial AnalisaHub·9 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Belanja pemerintah pusat melonjak menjadi Rp 1.500,4 triliun pada akhir Desember 2025, melebihi target anggaran awal sebesar Rp 1.275,6 triliun sebesar 29,3%. Meskipun terjadi peningkatan signifikan, analis menilai dampak terhadap pertumbuhan ekonomi tetap terbatas. Anggaran 2026 bahkan lebih tinggi, yaitu Rp 1.510,5 triliun, menunjukkan momentum belanja pemerintah yang terus berlanjut.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Lonjakan Belanja Pemerintah Gagal Berikan Dorongan Ekonomi Kuat

Belanja Rekor dengan Dampak Ekonomi Terbatas

Belanja pemerintah pusat, khususnya melalui berbagai kementerian dan lembaga pemerintah (K/L), mencapai rekor Rp 1.500,4 triliun pada akhir Desember 2025. Angka ini merupakan 129,3% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 awal sebesar Rp 1.275,6 triliun, menandai peningkatan signifikan sebesar 14% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan dengan Rp 1.315 triliun pada 2024.

Efek Pengganda Ekonomi yang Terbatas

Walaupun terjadi peningkatan besar dalam belanja pemerintah, analis keuangan menilai bahwa dampak terhadap pertumbuhan ekonomi relatif terbatas. Kemampuan pemerintah untuk merangsang aktivitas ekonomi yang lebih luas melalui pengeluarannya tampaknya terbatas, yang mungkin disebabkan oleh berbagai faktor termasuk efisiensi alokasi dan efektivitas implementasi proyek.

Peningkatan Anggaran untuk 2026

Menjelang 2026, pemerintah telah menganggarkan belanja yang lebih tinggi lagi sebesar Rp 1.510,5 triliun untuk K/L, dibandingkan dengan target APBN 2025 sebesar Rp 1.160,1 triliun. Tren peningkatan belanja pemerintah yang terus berlanjut ini menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap stimulus fiskal, meskipun ada kekhawatiran tentang efektivitasnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Implikasi untuk Kebijakan Ekonomi

Pola peningkatan belanja pemerintah ini menimbulkan pertanyaan penting tentang efisiensi pengeluaran publik dan perannya dalam strategi ekonomi Indonesia. Ketika pemerintah terus meningkatkan pengeluaran, akan ada pengawasan yang lebih ketat terhadap efektivitas pengeluaran ini dalam mencapai tujuan ekonomi yang lebih luas.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Government SpendingEconomic StimulusFiscal Policy

Key Events

1

Government Expenditure Surge

2

Budget Increase for 2026

Timeline from 1 verified sources