Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia masih menghitung biaya yang diperlukan untuk memperbaiki Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Sidoarjo yang ambruk menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa proses perhitungan masih berlangsung, dan anggaran pasti belum ditentukan. Perbaikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung infrastruktur pendidikan.
Pemerintah Indonesia masih dalam proses menghitung biaya yang diperlukan untuk memperbaiki Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo yang runtuh pada 29 September 2025. Upaya perbaikan ini akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, perhitungan masih berlangsung, dan belum ada anggaran final yang ditetapkan.
Dody Hanggodo menjelaskan bahwa penilaian teknis masih berlangsung sesuai dengan proses teknokratis yang standar. Menteri menekankan bahwa anggaran pasti yang diperlukan untuk perbaikan belum diselesaikan karena evaluasi masih terus dilakukan. Proses ini sangat penting dalam menentukan alokasi yang tepat dari anggaran negara.
Keputusan pemerintah untuk mendanai perbaikan melalui APBN menunjukkan komitmennya untuk mendukung infrastruktur pendidikan. Insiden Ponpes Al-Khoziny ini menyoroti pentingnya pemeliharaan dan peningkatan fasilitas pendidikan di seluruh negeri.
State Budget Allocation for Infrastructure Repair
Educational Facility Funding