Key insights and market outlook
Grab telah bermitra dengan Guangzhou Automobile Group (GAC) untuk menyediakan hingga 20.000 kendaraan listrik di Asia Tenggara, dimulai dari Indonesia. Kemitraan strategis ini bertujuan untuk meningkatkan layanan ride-hailing melalui integrasi antara aplikasi mitra pengemudi Grab dan sistem kokpit pintar GAC, yang memberikan navigasi dan peringatan keselamatan real-time langsung di layar kendaraan. Kolaborasi ini merupakan langkah signifikan dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di kawasan ini.
Grab telah menjalin kemitraan strategis penting dengan Guangzhou Automobile Group (GAC), produsen otomotif besar China, untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik (EV) di Asia Tenggara. Kolaborasi ini bertujuan untuk menyebarkan hingga 20.000 kendaraan listrik di enam negara di kawasan ini, dengan Indonesia menjadi salah satu pasar utama.
Kemitraan ini tidak hanya fokus pada penambahan jumlah EV di armada Grab, tetapi juga memperdalam integrasi teknologi antara aplikasi ride-hailing Grab dan sistem kokpit pintar GAC. Integrasi ini akan memungkinkan mitra pengemudi mengakses navigasi real-time, peta area permintaan tinggi, dan peringatan keselamatan langsung di layar kendaraan mereka.
Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab, menekankan bahwa integrasi ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi bagi mitra pengemudi Grab. Dengan menghubungkan aplikasi pengemudi Grab langsung ke sistem kokpit pintar GAC, pengemudi akan menerima informasi penting seperti navigasi presisi dan peringatan keselamatan dengan lebih ergonomis. Integrasi ini diharapkan dapat menyederhanakan pengalaman ride-hailing dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.
Penyebaran 20.000 kendaraan listrik di Asia Tenggara merupakan langkah signifikan dalam mengurangi jejak karbon kawasan dan mempromosikan transportasi berkelanjutan. Kemitraan antara Grab dan GAC ini diharapkan dapat menjadi preseden bagi perusahaan ride-hailing dan produsen otomotif lain di kawasan, yang berpotensi mempercepat adopsi kendaraan listrik yang lebih luas di Asia Tenggara.
Strategic Partnership Announcement
Electric Vehicle Deployment Plan