Key insights and market outlook
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) akan mengakuisisi PT Trimata Coal Perkasa melalui perjanjian pembelian saham bersyarat yang ditandatangani pada 22 Desember 2025. Langkah strategis ini menandai ekspansi MEJA ke sektor pertambangan, yang merupakan upaya diversifikasi bisnis yang signifikan. Akuisisi ini merupakan bagian dari rencana MEJA untuk memperluas portofolio bisnisnya di bawah kepemimpinan CEO Richie Adrian Hartanto.
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, melakukan langkah signifikan ke sektor pertambangan melalui rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa. Pemegang saham pengendali MEJA, PT Triple Berkah Bersama, telah menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat dengan pemegang saham pengendali Trimata Coal Perkasa pada 22 Desember 2025.
Akuisisi ini merupakan langkah pertama MEJA ke industri pertambangan, menandai diversifikasi signifikan dari operasional bisnisnya. Menurut Richie Adrian Hartanto, Direktur Utama Harta Djaya Karya, perjanjian awal ini merupakan langkah pertama dalam proses yang akan mengikuti persetujuan regulatori dan prosedur lain yang diperlukan.
Langkah ke bisnis pertambangan batu bara melalui akuisisi Trimata Coal Perkasa sejalan dengan strategi pertumbuhan MEJA untuk memperluas kehadirannya di industri strategis. Perkembangan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan posisinya di pasar dan menciptakan aliran pendapatan baru.
Walaupun timeline penyelesaian belum diungkapkan, proses ini diperkirakan akan mengikuti prosedur regulasi standar untuk transaksi semacam ini di Indonesia. Manajemen perusahaan telah mengindikasikan bahwa mereka bekerja keras untuk memajukan akuisisi ini sembari memastikan kepatuhan terhadap semua regulasi yang relevan.
Strategic Acquisition Announcement
Mining Sector Entry