Key insights and market outlook
Saham Harta Djaya Karya (MEJA) naik 9,78% menjadi Rp101 setelah perusahaan mengumumkan akuisisi saham 45% di PT Trimata Coal Perkasa senilai Rp1,6 triliun. Akuisisi yang ditandatangani pada 22 Desember 2025 ini akan dilakukan sesuai regulasi pasar modal yang berlaku dan akan dilaksanakan dalam beberapa tahap pembayaran.
Saham Harta Djaya Karya (MEJA) mengalami kenaikan 9,78% menjadi Rp101 pada perdagangan pagi hari 24 Desember 2025, setelah perusahaan mengumumkan akuisisi signifikan di sektor pertambangan batubara. Perusahaan telah menandatangani perjanjian bersyarat untuk mengakuisisi saham 45% di PT Trimata Coal Perkasa dengan nilai total Rp1,6 triliun.
Perjanjian akuisisi ditandatangani pada 22 Desember 2025 dengan Triple Berkah Bersama, pemegang saham pengendali MEJA, sebagai pihak terkait. Transaksi ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahap sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku. Noprian Fadli, Direktur Triple Berkah Bersama, mengkonfirmasi bahwa kesepakatan ini akan dijalankan melalui mekanisme dan persetujuan yang diperlukan.
Pasar merespons positif berita ini dengan saham MEJA menunjukkan kenaikan signifikan pada perdagangan pagi hari. Kenaikan 9,78% menjadi Rp101 mencerminkan kepercayaan investor terhadap langkah strategis perusahaan ke sektor pertambangan batubara.
Akuisisi ini merupakan investasi strategis besar bagi Harta Djaya Karya, memperluas kehadiran perusahaan di sektor energi melalui saham signifikan di PT Trimata Coal Perkasa. Valuasi Rp1,6 triliun menunjukkan skala investasi dan potensi dampaknya terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Coal Mine Acquisition Announcement
Significant Investment in Energy Sector