Key insights and market outlook
Pebisnis alat berat di Indonesia menunjukkan kinerja keuangan yang beragam hingga Kuartal III-2025, dengan sektor pertambangan tetap dominan. PT United Tractors Tbk (UNTR) melaporkan pertumbuhan penjualan alat berat sebesar 11% secara tahunan, mencapai Rp 29,3 triliun. Penjualan alat berat Komatsu perusahaan ini meningkat 10% menjadi 3.653 unit, dengan pertambangan menyumbang 63% dari total penjualan. Diversifikasi ke sektor lain seperti perkebunan dan kehutanan menunjukkan potensi pertumbuhan di masa depan.
Industri alat berat di Indonesia menunjukkan kinerja keuangan yang beragam hingga kuartal ketiga 2025. Sementara pertambangan tetap menjadi pendorong utama, terdapat peluang yang muncul di sektor lain seperti perkebunan dan kehutanan.
PT United Tractors Tbk (UNTR), bagian dari Grup Astra, melaporkan pertumbuhan signifikan dalam penjualan alat beratnya. Pendapatan dari segmen bisnis ini meningkat 11% secara tahunan menjadi Rp 29,3 triliun, mewakili 29,16% dari total pendapatan konsolidasi sebesar Rp 100,46 triliun untuk periode sembilan bulan hingga September 2025. Kinerja kuat ini terutama didorong oleh penjualan alat berat Komatsu yang meningkat 10% dari 3.321 unit menjadi 3.653 unit.
Sektor pertambangan tetap menjadi tulang punggung, menyumbang 63% dari total penjualan alat berat Komatsu. Meskipun dominasi ini berlanjut, terdapat tanda-tanda positif diversifikasi ke industri lain. Potensi pertumbuhan di sektor seperti perkebunan dan kehutanan dapat memberikan momentum tambahan bagi industri alat berat di periode mendatang.
Kinerja perusahaan alat berat seperti United Tractors menunjukkan permintaan yang terus berlanjut di sektor tradisional sambil memberi sinyal potensi ekspansi ke area baru. Diversifikasi ini dapat membantu mengurangi risiko yang terkait dengan fluktuasi harga komoditas dan menciptakan prospek pertumbuhan yang lebih stabil bagi pemain industri.
Penjualan Alat Berat Meningkat
Pertumbuhan Sektor Pertambangan