Key insights and market outlook
HP Inc. berencana melakukan PHK terhadap 4.000 hingga 6.000 karyawan secara global sebagai bagian dari upaya restrukturisasi besar. PHK yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2028 ini bertujuan untuk mengoptimalkan operasi dan fokus pada adopsi AI untuk meningkatkan pengembangan produk, kepuasan pelanggan, dan produktivitas. Perusahaan memperkirakan penghematan bruto sebesar US$1 miliar selama tiga tahun dari inisiatif ini.
HP Inc., perusahaan teknologi terkemuka, telah mengumumkan rencana untuk melakukan PHK terhadap 4.000 hingga 6.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari program restrukturisasi komprehensif. PHK ini diperkirakan akan dilaksanakan pada tahun 2028 dan dirancang untuk merampingkan operasi sambil fokus pada integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam proses bisnis mereka.
Restrukturisasi ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan produk, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan produktivitas melalui adopsi teknologi AI. Menurut CEO HP, Enrique Lores, inisiatif ini diharapkan dapat menghasilkan penghematan bruto sebesar US$1 miliar selama tiga tahun ke depan. Keputusan ini mencerminkan pergeseran strategis perusahaan untuk memanfaatkan AI guna mendorong inovasi dan efisiensi operasional.
PHK ini terutama akan mempengaruhi tim yang terlibat dalam pengembangan produk, operasi internal, dan dukungan pelanggan. Meskipun timeline dan distribusi PHK di berbagai wilayah belum dirinci, sifat global dari restrukturisasi ini menunjukkan transformasi signifikan dalam organisasi.
Langkah HP ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas di mana perusahaan teknologi banyak berinvestasi pada AI dan otomatisasi. Ketika perusahaan berusaha untuk tetap kompetitif, upaya restrukturisasi seperti yang dilakukan HP menjadi semakin umum, menyeimbangkan optimalisasi tenaga kerja dengan kemajuan teknologi.
Restrukturisasi Besar HP
PHK Massal 6.000 Karyawan
Adopsi AI di HP