Key insights and market outlook
HSBC memprediksi Bank Indonesia (BI) akan memotong BI Rate sebesar 75 basis poin pada 2026, yang akan dilakukan dalam tiga kali pemangkasan. Perkiraan tersebut menunjukkan pendekatan oportunistik oleh BI, menunggu kondisi yang menguntungkan seperti pelemahan USD sebelum melakukan pemangkasan suku bunga. Setiap pemangkasan diperkirakan sebesar 25 basis poin, dengan waktu yang diperkirakan pada kuartal pertama, kedua, dan ketiga 2026.
Managing Director dan Ekonom ASEAN HSBC, Pranjul Bhandari, memprediksi bahwa Bank Indonesia akan melakukan tiga kali pemangkasan suku bunga sepanjang 2026, total sebesar 75 basis poin. Prakiraan ini menunjukkan bahwa BI akan mempertahankan kebijakan moneter yang akomodatif sambil terus memantau stabilitas nilai tukar.
Pemangkasan suku bunga yang diprediksi akan bersifat oportunistik, dengan BI menunggu kondisi yang menguntungkan seperti pelemahan USD sebelum melakukan langkah-langkah tersebut. Bhandari menyatakan bahwa bank sentral akan berhati-hati dalam pendekatannya untuk menghindari dampak negatif terhadap stabilitas nilai tukar. Setiap pemangkasan suku bunga diperkirakan sebesar 25 basis poin.
Jadwal pemangkasan suku bunga yang diprediksi mencakup satu penurunan di masing-masing kuartal pertama, kedua, dan ketiga 2026. Pendekatan bertahap ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas keuangan. Pasar kemungkinan akan memantau perkembangan ini dengan cermat karena dapat berdampak signifikan terhadap arah ekonomi Indonesia.
Predicted BI Rate Cuts in 2026
Monetary Policy Easing Forecast