Key insights and market outlook
Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) telah melantik pengurus baru untuk periode 2025-2030, dengan Nasaruddin Umar sebagai Ketua dan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Wakil Ketua. Kepengurusan baru ini mencakup tokoh-tokoh terkemuka seperti Menteri Agama, Menteri Investasi, dan Menteri Keuangan. Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat peran IAEI dalam mendukung agenda ekonomi syariah nasional melalui tiga strategi utama: transformasi fikih, penguatan ekonomi melalui sektor riil, dan integrasi ilmu dengan etika.
Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) telah melantik pengurus baru untuk periode 2025-2030 dalam sebuah upacara yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta pada 27 November 2025. Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Nasaruddin Umar, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Agama, sebagai Ketua, dengan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi, dan Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, sebagai Wakil Ketua. Pelantikan ini mempertemukan tokoh-tokoh terkemuka dari berbagai kementerian pemerintah dan institusi akademis untuk memimpin organisasi.
Dalam pidato pengantarnya, Nasaruddin Umar menguraikan tiga arah strategis utama untuk kerja IAEI ke depan: Pertama, untuk mentransformasikan fikih Islam agar lebih selaras dengan tantangan ekonomi kontemporer; kedua, untuk memperkuat sektor riil guna menggroundingkan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam aplikasi praktis; dan ketiga, untuk mengintegrasikan pengetahuan dengan pertimbangan etis dalam pengambilan keputusan ekonomi. Arah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan peran IAEI dalam mendukung agenda ekonomi syariah nasional Indonesia.
Pengurus baru yang dilantik mencakup beberapa tokoh penting dari pemerintahan dan lingkaran akademis Indonesia. Ketua Nasaruddin Umar didukung oleh beberapa Wakil Ketua yang mewakili berbagai kementerian. Kepengurusan juga mencakup Dewan Pertimbangan yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, bersama dengan tokoh-tokoh lain seperti Airlangga Hartarto, Perry Warjiyo, dan Sri Mulyani Indrawati. Komposisi kepemimpinan yang beragam ini dirancang untuk menyatukan keahlian dari berbagai bidang untuk memajukan misi IAEI.
Struktur kepemimpinan baru ini diharapkan dapat meningkatkan pengaruh IAEI dalam membentuk kebijakan dan praktik ekonomi syariah di Indonesia. Dengan representasi luas dari pemerintah, akademisi, dan industri, IAEI berada pada posisi yang baik untuk mendorong agenda strategisnya dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi Islam di Indonesia.
IAEI Leadership Appointment
Sharia Economic Strategy Announcement