Key insights and market outlook
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) mengumumkan bahwa masa tugas Direktur Utama Budi Tampubolon dan Direktur Bisnis Korporasi Bugi Riagandhy berakhir pada 2 Januari 2026. Budi Tampubolon memiliki karier yang cemerlang di industri asuransi, setelah bekerja di berbagai perusahaan termasuk AXA Life Indonesia, Cigna Indonesia, dan Mandiri Inhealth. Pengumuman ini muncul saat IFG Life terus melanjutkan upaya konsolidasi pasca-merger.
PT Asuransi Jiwa IFG, yang dikenal sebagai IFG Life, secara resmi mengumumkan bahwa masa tugas Direktur Utama, Budi Tampubolon, dan Direktur Bisnis Korporasi, Bugi Riagandhy, berakhir pada 2 Januari 2026. Pengumuman ini dibuat melalui pernyataan perusahaan yang dirilis pada 3 Januari 2026.
Budi Tampubolon membawa pengalaman luas di industri asuransi, setelah memulai kariernya di bidang aktuaria pada awal 2000-an. Perjalanan profesionalnya mencakup posisi penting di AXA Life Indonesia, John Hancock Indonesia, Cigna Indonesia, BNI Life Insurance, AXA Financial Indonesia, dan Lippo Life Assurance. Sebelum bergabung dengan IFG Life sebagai Direktur Utama pada Juni 2024, ia memimpin Mandiri Inhealth selama proses penyesuaian bisnis dan integrasi ke dalam ekosistem Indonesia Financial Group (IFG).
Transisi ini terjadi saat IFG Life terus melanjutkan konsolidasi pasca-merger, dengan fokus pada restrukturisasi organisasi, manajemen portofolio bisnis, dan penguatan tata kelola serta manajemen risiko. Ketika industri menunggu penunjukan kepemimpinan baru, pasar kemungkinan akan mengamati dengan cermat kesinambungan arah strategis IFG Life. Keterlibatan Budi di industri tidak hanya terbatas pada peran korporasi, setelah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus di Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), menunjukkan pengaruhnya yang signifikan dalam membentuk industri asuransi jiwa nasional.
Executive Termination Announcement
Leadership Transition