Indeks Harga Saham Gabungan Tutup 2025 dengan Performa Bervariasi
Kenaikan Tipis Meskipun Likuiditas Rendah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup 2025 dengan catatan positif, meskipun hanya dengan kenaikan tipis sebesar 0,03% 13, ditutup pada 8.646,93. Hasil ini merupakan refleksi dari likuiditas yang rendah yang mempengaruhi pasar sepanjang tahun 2. Meskipun tantangan, IHSG berhasil tetap stabil, dengan 346 saham naik dan 317 saham turun 4. Performa sektoral bervariasi, dengan enam sektor mengalami kenaikan dan lima sektor lainnya mengalami penurunan 1.
Sesi Perdagangan yang Volatil Menandai Akhir 2025
Sesi perdagangan terakhir 2025 ditandai dengan volatilitas 4, dengan IHSG mengalami titik tertinggi dan terendah harian. Indeks mencapai titik tertinggi 8.663,66 dan titik terendah 8.584,86 3. Investor asing merupakan net seller, dengan total Rp 937,79 miliar dalam penjualan neto 5. Top losers di antara indeks LQ45 termasuk ADRO, ANTM, dan BBRI 2.
Memandang ke 2026: Konsolidasi Potensial
Ketika memasuki 2026, analis memprediksi konsolidasi potensial karena ketidakpastian ekonomi yang berlanjut 1. Likuiditas yang rendah dan performa sektoral yang bervariasi diperkirakan akan terus berlanjut, membuatnya sulit bagi IHSG untuk menembus level 9.000 2. Namun, tren positif di sektor tertentu, seperti infrastruktur dan barang konsumer, mungkin menyediakan kesempatan untuk pertumbuhan 4.
Sumber
- [Kontan](
- [Detik Finance](
- [Kontan](
- [Kontan](
- [Pusat Data Kontan](