Key insights and market outlook
Pemerintah India mengelola surplus gula dengan meningkatkan ekspor dan mendorong produksi etanol untuk melindungi pendapatan petani tebu. Sebagai produsen gula terbesar kedua dunia, langkah India berpotensi mempengaruhi harga gula global yang saat ini berada di level terendah lima tahun terakhir. Strategi ini bertujuan mencegah penurunan harga yang dapat merugikan petani.
Pemerintah India telah mengumumkan rencana untuk mengelola surplus gula dengan meningkatkan ekspor gula dan memperkuat produksi etanol dari tebu. Strategi ganda ini bertujuan melindungi petani tebu dari potensi kerugian pendapatan akibat surplus. Sanjeev Chopra, Sekretaris Pangan India, menekankan bahwa surplus harus dikelola hati-hati untuk mencegah dampak buruk bagi petani dan pemangku kepentingan lainnya.
Sebagai produsen gula terbesar kedua dunia, langkah India sangat signifikan bagi pasar gula global. Peningkatan ekspor dari India dapat memberikan tekanan tambahan pada harga gula global yang saat ini diperdagangkan di level terendah lima tahun di pasar berjangka New York dan London. Intervensi pemerintah ini dirancang untuk menstabilkan harga domestik sekaligus berpotensi mempengaruhi dinamika pasar internasional.
Strategi pemerintah fokus pada pencegahan surplus yang dapat menekan harga gula domestik dan merugikan pendapatan petani. Dengan mengalihkan lebih banyak gula untuk produksi etanol, India juga memajukan target energi terbarukan. Pendekatan ini menyeimbangkan dukungan ekonomi bagi petani dengan tujuan kebijakan energi yang lebih luas.
Sugar Export Increase
Ethanol Production Boost